Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan Gerakan Jumat Bersih dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Jumat (30/10/2026). Kegiatan diawali dengan senam bersama di halaman Gedung Pelayanan Satu Atap (SATAP) Kabupaten Kapuas Hulu, dilanjutkan dengan sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Ambrosius Sadau, S.H., M.Si., serta aksi bersih-bersih lingkungan.
Kegiatan ini melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN/BUMD, perguruan tinggi, serta berbagai elemen lainnya. Gerakan Jumat Bersih juga dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, baik di ibu kota kabupaten maupun di tingkat kecamatan, sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Ambrosius Sadau, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa Gerakan Jumat Bersih merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Kapuas Hulu Nomor 696 Tahun 2023 tentang Gerakan Jumat Bersih dan Surat Edaran Bupati Kapuas Hulu Nomor 1056 Tahun 2026 tentang Gerakan Indonesia ASRI di Kabupaten Kapuas Hulu.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan kerja bakti atau korve yang dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman membutuhkan kesadaran serta partisipasi bersama, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), timbulan sampah di Kabupaten Kapuas Hulu pada tahun 2025 mencapai 50.813,11 ton per tahun. Sementara itu, sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sibau Hilir mencapai sekitar 27 ton per hari.
Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya serius dalam mengurangi dan membatasi timbulan sampah sejak dari sumbernya. Melalui Gerakan Jumat Bersih, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus mengurangi beban TPA dan mencegah pencemaran lingkungan yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.


