Gelar Rembuk Stunting di Desa Nanga Pala, Camat Seberuang Tekankan Sinergi Lintas Sektor dalam Penyusunan APBDes 2027

Facebook
Twitter
LinkedIn

Nanga Pala, Seberuang – Pemerintah Desa Nanga Pala menggelar Rembuk Stunting Tingkat Desa di Kantor Desa Nanga Pala sebagai forum untuk menyusun langkah-langkah percepatan penurunan stunting melalui perencanaan berbasis konvergensi yang akan diakomodasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan dihadiri oleh Camat Seberuang, Fransiskus, S.Sos., didampingi staf Kecamatan Alfonsus Ugau Liquori, S.M., Penjabat Kepala Desa Nanga Pala, Jonisius Riti, Kepala Desa Terpilih Nanga Pala, Arif P., Pendamping Desa Dominikus, Ketua dan anggota BPD Desa Nanga Pala, perwakilan Polsek Seberuang, tenaga kesehatan dari Puskesmas Seberuang, kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tim Pendamping Keluarga (TPK), guru PAUD, serta masyarakat, khususnya ibu hamil dan ibu yang memiliki balita.

Dalam arahannya, Camat Seberuang, Fransiskus, S.Sos., menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting memerlukan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, hingga keluarga. Menurutnya, Rembuk Stunting bukan hanya menjadi forum pembahasan program, tetapi juga menjadi dasar penting dalam penyusunan RKPDes dan penganggaran APBDes Tahun Anggaran 2027.

Pada kesempatan tersebut, Camat Seberuang juga mengapresiasi tren penurunan angka stunting di Kecamatan Seberuang berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG). Ia menyampaikan bahwa angka stunting yang pada tahun 2025 berada di kisaran 34,4 persen berhasil menurun menjadi 31,9 persen pada Semester I Tahun 2026. Capaian tersebut diharapkan terus meningkat melalui kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

Melalui musyawarah dan diskusi, forum menghasilkan sejumlah usulan prioritas yang akan diakomodasi dalam RKPDes, di antaranya penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil berisiko Kurang Energi Kronis (KEK) dan balita kurang gizi, peningkatan kapasitas kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia (KPM), penyediaan obat-obatan dan suplemen, penguatan sarana dan operasional Posyandu, serta pelaksanaan pemantauan dan kunjungan berkala kepada keluarga sasaran.

Melalui Rembuk Stunting ini, Pemerintah Desa Nanga Pala berkomitmen memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan stunting sehingga mampu mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Berita Lainnya

info.kapuashulukab.go.id | develop by Diskominfotik Kapuas Hulu | © 2019  | Privacy Policy