Puskesmas Badau Bekerjasama Dengan Dinkes PP dan KB Gelar Pelayanan DTPK Semester II di Desa Seriang

BADAU – Puskesmas Badau bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) menggelar pelaksanaan Pelayanan Daerah Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) Semester II Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Seriang, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinkes PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu, K. Ellyani Rinyasari, S.Tr.Keb., M.A.P., beserta jajaran staf. Kehadiran tim Dinkes PP dan KB bersama tenaga kesehatan Puskesmas Badau menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat di wilayah perbatasan tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai.

Pelayanan DTPK ini turut dihadiri Plt. Camat Badau Ir. Hasnul Shabri, S.P., M.Sc., Kepala Puskesmas Badau Ns. Sari Kemala Dewi, S.Kep., Kepala Desa Seriang Franciskus, serta tenaga medis, yakni dr. Ferry Benardo dan dr. Lettu Ckm. Dimas Arsana.

Selain itu, kegiatan juga melibatkan unsur lintas sektor, di antaranya Kecamatan Badau, Kapolsek, Danramil, pemerintah desa, serta sejumlah satuan pendidikan di wilayah pelayanan. Undangan mencakup Kepala Desa Seriang, Kepala Desa Sebindang, Kepala Desa Tajum, Kepala SDN 05 Seriang, SDN 03 Tangit 4, SDN 10 Tangit 1, serta Kepala SMPN 3 Berasrama Badau.

Sebanyak 63 peserta mengikuti rangkaian pelayanan kesehatan tersebut. Untuk memperkuat pelayanan, kegiatan juga menghadirkan dokter spesialis dr. Nunik Fatmawati, Sp.PD.

Pelayanan DTPK menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di kawasan dengan tantangan geografis dan akses pelayanan yang relatif terbatas.

Melalui kolaborasi antara Dinkes PP dan KB, Puskesmas Badau, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, unsur keamanan, serta satuan pendidikan, pelayanan kesehatan diharapkan semakin menjangkau masyarakat secara merata.

Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa kondisi geografis bukan menjadi penghalang bagi masyarakat Kapuas Hulu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Pemerintah terus mendorong pelayanan yang hadir lebih dekat, lebih mudah diakses, dan mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah terpencil dan perbatasan. (*)