Puskesmas Empanang Gelar Kelas Ibu Balita dan Edukasi SDIDTK di Desa Bajau Andai

Facebook
Twitter
LinkedIn

Puskesmas Empanang terus meningkatkan upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Kelas Ibu Balita dan kegiatan edukasi Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) di Desa Bajau Andai pada 6–7 Mei 2026.

Kegiatan pertama dilaksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026 di Posyandu Putri Kemuning, Desa Bajau Andai dengan tema “Waspada Penyakit di Musim Pancaroba”. Kegiatan ini dipandu oleh Kristiana Viktoria Simbah, A.Md.Keb dan Desi Sri Wulandari, A.Md.Keb dengan sasaran orang tua bayi dan balita di wilayah binaan Desa Bajau Andai.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan penyuluhan dan edukasi mengenai berbagai penyakit yang sering muncul saat musim pancaroba, seperti diare, ISPA, dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Edukasi yang diberikan meliputi jenis penyakit, tanda dan gejala, cara penularan, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga.

Selain itu, orang tua juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya imunisasi lengkap untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak serta pentingnya deteksi dini apabila ditemukan gejala penyakit pada anak. Petugas kesehatan juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kasus penyakit guna mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) di lingkungan sekitar.

Kegiatan Kelas Ibu Balita ini dihadiri oleh 19 ibu bayi dan balita. Melalui kegiatan tersebut diharapkan para orang tua menjadi lebih proaktif dalam menjaga kesehatan anak, mampu mengenali tanda awal penyakit, serta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila kondisi memburuk.

Selanjutnya, pada Kamis, 7 Mei 2026, Puskesmas Empanang kembali melaksanakan kegiatan publikasi promosi kesehatan berupa Kelas Ibu Balita dengan tema “Stimulasi, Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK)” yang bertempat di PAUD Desa Bajau Andai.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Empanang, yaitu Bd. Susana, S.Tr.Keb, dr. Fia Widya Fitri, dan Bd. Desi Sri Wulan, A.Md.Keb. Sasaran kegiatan adalah anak usia 48–60 bulan beserta orang tua dan guru PAUD.

Melalui kegiatan SDIDTK ini, petugas kesehatan memberikan edukasi kepada ibu dan keluarga mengenai pentingnya pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai usia. Selain itu, orang tua juga dibekali kemampuan untuk mendeteksi secara dini keterlambatan maupun gangguan tumbuh kembang pada anak balita.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh petugas Puskesmas, bidan desa, orang tua anak, guru PAUD, serta lima anak PAUD usia 48–60 bulan. Dengan adanya pembinaan kelas balita ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak semakin meningkat sehingga anak dapat tumbuh sehat, aktif, dan sesuai tahap perkembangannya.

Berita Lainnya

info.kapuashulukab.go.id | develop by Diskominfotik Kapuas Hulu | © 2019  | Privacy Policy