Gelar Kelas Ibu Hamil dan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita di Desa Nanga Kantuk

Puskesmas Empanang kembali melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui Kelas Ibu Hamil serta Kunjungan Lapangan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita pada Rabu (13/5/2026) di Posyandu Anggrek, Desa Nanga Kantuk. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya imunisasi ibu hamil serta pemantauan pertumbuhan bayi dan balita secara rutin.

Kegiatan Kelas Ibu Hamil dipandu oleh Desi Sri Wulan, A.Md.Keb dan Eva Triana, A.Md.Keb dengan sasaran ibu hamil di wilayah binaan Desa Nanga Kantuk. Sebanyak 5 ibu hamil hadir mengikuti kegiatan edukasi dengan tema “Suntik TT pada Ibu Hamil”.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan penyuluhan mengenai pentingnya imunisasi Tetanus Toxoid (TT) untuk mencegah infeksi tetanus pada ibu dan bayi baru lahir. Edukasi meliputi pengertian vaksin TT, jadwal pemberian dosis, pemeriksaan riwayat imunisasi melalui buku KIA, serta manfaat perlindungan ganda bagi ibu dan bayi.

Petugas juga menjelaskan bahwa imunisasi TT dapat membantu mencegah tetanus maternal dan tetanus neonatorum yang berisiko menyebabkan kematian pada ibu maupun bayi. Selain itu, ibu hamil diberikan pemahaman bahwa antibodi dari ibu dapat ditransfer kepada janin melalui plasenta sehingga membantu melindungi bayi pada awal kehidupannya.

Dalam penyuluhan tersebut, tenaga kesehatan turut menegaskan bahwa suntik TT aman bagi ibu hamil dan janin serta hanya menimbulkan efek samping ringan seperti pegal atau bengkak di area suntikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu hamil dan keluarga semakin sadar pentingnya imunisasi lengkap, mampu mengenali tanda-tanda tetanus, serta menerapkan pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi.

Pada hari yang sama, Puskesmas Empanang juga melaksanakan Kunjungan Lapangan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita dalam rangka Bulan Timbang, PKAT, dan Vitamin A yang dipimpin oleh Yosephina, A.Md.Gz dan Yuliana Dewi Mante, S.Tr.Gz.

Kegiatan ini diikuti oleh 57 orang tua bayi dan balita. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengukuran antropometri, mendampingi kader dalam memploting Buku KMS, serta memantau pertumbuhan bayi dan balita melalui grafik pertumbuhan pada Buku Kartu Menuju Sehat (KMS).

Selain pemantauan pertumbuhan, para orang tua juga diberikan penyuluhan mengenai gizi seimbang dengan metode praktik langsung menggunakan contoh bahan makanan dan konsep “Isi Piringku”. Edukasi ini bertujuan agar orang tua lebih memahami pentingnya pemenuhan gizi sesuai usia anak guna mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian pelayanan berjalan dengan baik dan lancar. Orang tua peserta dinilai semakin memahami pentingnya pemantauan pertumbuhan anak melalui Buku KMS serta memahami konsep gizi seimbang setelah mendapatkan penjelasan langsung dari petugas kesehatan.