Bupati Kapuas Hulu Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya pada Gawai Dayak Desa Sekedau

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, S.H., M.H., mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan adat istiadat serta budaya Dayak sebagai warisan leluhur yang memiliki nilai luhur dan menjadi identitas daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Gawai Dayak Desa Sekedau di Kecamatan Semitau, Senin (29/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Desa Sekedau yang merayakan Gawai Dayak. Ia berharap perayaan tersebut menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, kesehatan, hasil usaha, dan rezeki yang telah diterima selama setahun terakhir.

Menurut Bupati, Gawai Dayak bukan sekadar pesta adat, tetapi merupakan tradisi luhur yang sarat akan nilai spiritual, budaya, dan gotong royong. Oleh karena itu, keberadaannya harus terus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan sebagai salah satu aset budaya yang dimiliki Kabupaten Kapuas Hulu.

“Kapuas Hulu merupakan rumah besar bagi berbagai suku, agama, dan budaya. Keberagaman tersebut adalah kekuatan yang harus terus kita rawat bersama. Jangan sampai perbedaan menjadi penyebab perpecahan, tetapi jadikan sebagai modal untuk membangun daerah,” ujarnya.

Bupati juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda Dayak agar terus belajar, mencintai, dan melestarikan adat istiadat warisan leluhur. Menurutnya, di tangan generasi mudalah budaya Dayak akan tetap hidup dan berkembang tanpa kehilangan nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri masyarakat.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mendorong agar pelaksanaan Gawai Dayak tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran budaya melalui berbagai kegiatan seni, permainan tradisional, dan aktivitas positif yang melibatkan kaum muda.

Pada kesempatan tersebut, Bupati berpesan agar seluruh rangkaian kegiatan Gawai Dayak diselenggarakan secara tertib, aman, dan penuh tanggung jawab. Ia berharap masyarakat dapat menunjukkan bahwa pesta adat mampu dilaksanakan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai adat serta menjadi teladan bagi generasi penerus.

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, lanjut Bupati, akan terus mendukung berbagai upaya pelestarian adat, seni, dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah. Selain menjaga identitas budaya, pelestarian tradisi juga diyakini mampu menjadi potensi pengembangan sektor pariwisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat apabila dikelola secara baik.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, para tetua adat, pemerintah desa, tokoh masyarakat, para sponsor, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Gawai Dayak Desa Sekedau. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, sukses, dan membawa berkat bagi seluruh masyarakat.