
Putussibau – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kapuas Hulu mengerahkan 51 personel untuk mengamankan kegiatan penyampaian aspirasi dan musyawarah antara Serikat Petani Indonesia (SPI) bersama perwakilan masyarakat dengan perusahaan perkebunan PT Borneo Internasional Anugerah (BIA) di Gedung Pelayanan Satu Atap Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (31/8/2026).
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kapuas Hulu, Bahtiar, S.P., M.Si., melalui Kepala Bidang Penegakan dan Operasi, Yeddy Suharman, S.S.T.P., M.Ec.Dev., menyampaikan bahwa dalam pengamanan tersebut Satpol PP bersinergi dengan aparat kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
“Kami kerahkan sebanyak 51 personel yang bergabung bersama jajaran Polres Kapuas Hulu dalam proses pengamanan aksi penyampaian aspirasi ini. Alhamdulillah, selama pelaksanaan kegiatan dari awal hingga selesai berjalan dengan aman dan tertib,” ujar Yeddy.
Yeddy menambahkan bahwa selama melaksanakan tugas di lapangan, dirinya menginstruksikan seluruh personel untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
“Kami menekankan kepada personel agar selalu mengedepankan sikap humanis, karena bagaimanapun juga masyarakat yang menyampaikan aspirasi ini adalah bagian dari keluarga kita sendiri,” imbuhnya.
Dalam musyawarah tersebut, SPI bersama perwakilan masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi terkait operasional perkebunan PT BIA di wilayah Kapuas Hulu. Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan meliputi kejelasan status dan tata kelola lahan plasma bagi masyarakat sekitar, peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan, transparansi dan realisasi program Corporate Social Responsibility (CSR), pengelolaan dampak lingkungan akibat aktivitas perusahaan, serta penyelesaian konflik agraria atau sengketa lahan.
Selain mengawal jalannya musyawarah, pengamanan yang dilakukan Satpol PP Kapuas Hulu juga difokuskan pada upaya menjaga ketertiban umum dan mengantisipasi potensi gangguan selama kegiatan berlangsung. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memastikan situasi tetap aman dan mencegah terjadinya tindakan yang dapat mengganggu ketertiban maupun keamanan fasilitas publik.
Melalui koordinasi antara massa penyampai aspirasi, Satpol PP, dan Polres Kapuas Hulu, kegiatan musyawarah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. Hal ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung penyelesaian persoalan yang disampaikan masyarakat melalui mekanisme dialog dan musyawarah.



