Puskesmas Pengkadan melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kader Penyakit Tidak Menular (PTM) yang bertempat di Gedung Serbaguna Kecamatan Pengkadan, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan kader kesehatan masyarakat serta mendorong kerja sama lintas sektoral dalam pelaksanaan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Pengkadan berupaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan kader kesehatan di masing-masing desa wilayah kerja, khususnya dalam pelaksanaan deteksi dini faktor risiko PTM. Diharapkan, kader mampu berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular di tingkat masyarakat.
Kader PTM memiliki peran penting dalam memetakan risiko penyakit tidak menular di lingkungan masyarakat, mendorong perubahan perilaku hidup sehat, serta meningkatkan cakupan deteksi dini melalui kegiatan Posbindu PTM. Oleh karena itu, pemberdayaan kader menjadi langkah strategis dalam mendukung program kesehatan promotif dan preventif.
Dalam kegiatan pemberdayaan ini, kader dibekali dengan pengetahuan terbaru terkait penyakit tidak menular, pencegahan, serta penanganan awal. Selain itu, kader juga dilatih berbagai keterampilan teknis, seperti pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut), pengukuran tekanan darah, serta pemeriksaan gula darah dan kolesterol sederhana.
Kegiatan pemberdayaan dilaksanakan melalui pelatihan dan simulasi praktik langsung di bawah bimbingan tenaga kesehatan, disertai dengan penguatan sistem pencatatan dan pelaporan. Untuk menjaga keberlanjutan program, dilakukan pula strategi monitoring dan evaluasi secara berkala, pemberian motivasi kepada kader, serta penguatan kerja sama lintas sektoral dengan pemerintah desa dan Tim Penggerak PKK.
Selain diikuti oleh Kader PTM, kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Camat Pengkadan, Achmad Syahrizal, S.E., serta Ketua Tim Penggerak PKK tingkat desa. Dalam kesempatan tersebut, para kader tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti praktik langsung skrining PTM sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas di lapangan.


