Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas Hulu, Serli, S.Sos., M.M mengikuti Zoom Meeting Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara nasional bersama seluruh daerah di Indonesia, pada Senin (25/8/2025).
Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat menyampaikan kondisi terkini terkait perkembangan harga dan ketersediaan sejumlah kebutuhan pokok. Dari pantauan nasional, terjadi kelangkaan beras di pasaran. Selain itu, beras Bulog SPHP dan beras medium mengalami disparitas harga yang cukup tinggi.
Komoditas lainnya juga turut menjadi perhatian, di antaranya bawang putih dan bawang merah dengan status kondisi nasional “tidak aman”, sedangkan daging sapi, daging ayam ras, serta telur ayam berada dalam kategori “waspada”. Adapun minyak goreng cenderung mengalami kenaikan harga.
Kepala Dinas Perhubungan Kapuas Hulu dalam kesempatan tersebut juga melaporkan hasil pantauan langsung di lapangan. Berdasarkan audiensi dengan sejumlah pedagang sembako di beberapa kecamatan, sejak 21 agustus 2025 beras di pasaran mulai kosong di toko-toko langganan di wilayah Pontianak.
Hal ini diperkuat dengan pengecekan langsung pada 22 agustus 2025 di sejumlah minimarket, Alfamart, dan Toserba di Putussibau serta Kedamin, di mana beras merek Koki Putri, Beras Raja, maupun merek lainnya tidak tersedia. Namun demikian, beras SPHP masih tersedia di Bulog Putussibau.
Terkait potensi kelangkaan barang kebutuhan pokok lainnya di wilayah Putussibau dan sekitarnya, Serli menyampaikan bahwa dari sisi transportasi darat masih berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti. Hanya saja, distribusi melalui jalur sungai sedikit terhambat akibat kondisi sungai Kapuas yang mulai surut.
Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang pokok, TPID menekankan sejumlah langkah penting, di antaranya Adalah Penyaluran beras SPHP secara maksimal kepada Masyarakat, Optimalisasi kinerja Satgas Pangan bersama TPID, TNI, dan Polri di daerah, dan Memperkuat pengawasan distribusi barang strategis.
Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat bergerak cepat dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga barang pokok di Kabupaten Kapuas Hulu, sehingga dampak inflasi dapat diminimalisir.