
BUNUT HULU– Dalam upaya menekan angka penularan malaria sekaligus mendukung terwujudnya wilayah bebas malaria, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Kapuas Hulu melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P3) bersama Tim Puskesmas Bunut Hulu melaksanakan kegiatan Mass Blood Survey (MBS) Malaria di Desa Batu Tiga, Kecamatan Bunut Hulu, pada 21 September 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Menular Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu, Rustam Efendi, A.Md.Kep., bersama jajaran staf. Turut hadir Kepala Puskesmas Bunut Hulu beserta jajaran staf dan tenaga kesehatan Puskesmas Bunut Hulu.
MBS merupakan salah satu bentuk penemuan kasus malaria secara aktif (Active Case Detection/ACD) dengan melakukan pemeriksaan spesimen darah terhadap seluruh atau sebagian populasi sasaran di suatu wilayah, tanpa memandang ada atau tidaknya gejala klinis.
Melalui kegiatan tersebut, petugas kesehatan melakukan skrining darah secara aktif di tengah masyarakat untuk mendeteksi keberadaan parasit malaria, termasuk pada warga lokal maupun masyarakat yang berasal dari luar daerah yang berada di Desa Batu Tiga.
Pelaksanaan MBS menjadi langkah proaktif dalam menemukan kasus malaria sedini mungkin. Dengan deteksi yang lebih cepat, masyarakat yang teridentifikasi positif dapat segera memperoleh pengobatan dan penanganan sesuai standar, sehingga potensi penularan di tengah masyarakat dapat ditekan.
Dinkes PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu bersama Puskesmas terus memperkuat upaya pengendalian malaria melalui kegiatan surveilans, penemuan kasus secara aktif, pemeriksaan serta edukasi kepada masyarakat.
Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan program tersebut. Karena itu, warga Desa Batu Tiga diapresiasi atas keterlibatan dan dukungannya dalam mengikuti pemeriksaan serta menjaga kesehatan lingkungan dan keluarga. (*)


