
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menerima audiensi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Kalimantan Barat Juliadi beserta jajaran di Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (24/8/2026). Audiensi tersebut membahas rencana pelaksanaan Festival Budaya Perbatasan di Kabupaten Kapuas Hulu.
Kegiatan audiensi bersama bupati tersebut Dihadiri oleh kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat Juliadi dan staf pelaksana, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu yang diwakili oleh sekretaris Aleksander Gemiung,S.Pd.SD dan Kepala Bidang Kebudayaan Yovinus Iman Putra,S.Ag.
Bupati Kapuas Hulu dalam audiensi tersebut menyambut baik serta memberikan apresiasi kepada balai , dan diharapkan dengan akan diadakannya pelaksanaan kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk pelestarian budaya yang ada di wilayah perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu,beliau menyampaikan bahwa walaupun didalam kondisi efisiensi anggaran, pihak balai tetap berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan, dimana kegiatan tersebut dapat memberikan dampak yang nyata terutama kepada bagi para seniman Kalbar khususnya Kabupaten Kapuas Hulu sehingga dapat turut serta mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Festival Budaya perbatasan merupakan program kerja Kementerian Kebudayaan melalui balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Kalimantan barat yang sudah berjalan di tahun ke 4 dan sudah dilaksanakan setiap tahun secara bergantian setelah sebelumnnya dilaksanakan di kabupaten Sambas , Sanggau, Bengkayang dan tahun ini akan dilaksanakan di Kabupaten Kapuas hulu
Adapun cabang lomba pada festival budaya tersebut adalah , penampilan seni, kuliner,permainan tradisional dan workshop.
Kepalai Balai menyampaikan bahwa festival tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 19-21 September 2026 bertempat di Pasar Tradisional PLBN Badau


