
Kawasan Danau Sentarum merupakan daya tarik wisata unggulan tidak hanya bagi Kabupaten Kapuas Hulu tetapi juga bagi Provinsi Kalimantan Barat. Danau Sentarum merupakan daerah tangkapan air yang memegang peran vital bagi Kabupaten Kapuas Hulu yang memiliki daya tarik wisata yang ada, selain wisata budaya, juga daya tarik wisata alam, terutama wisata perairan non-bahari (wisata perairan sungai dan danau).

Untuk mengoptimalkan pengelolaan daya tarik wisata di sekitar Danau Sentarum, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kapuas Hulu diwakili oleh Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengikuti Focused Discussion Group Pembangunan Berkelanjutan Daerah Tangkapan Air Danau Sentarum Kabupaten Kapuas Hulu, yang berlangsung pada Senin (27/4/2026), yang diadakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Premukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kapuas Hulu. Kegiatan ini membahas model perencanaan arah kebijakan pengelolaan daerah tangkapan air Danau Sentarum dan berkaitan pula dengan potensi daya tarik wisata yang ada di kawasan ini.
Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Premukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kapuas Hulu, Indra Kumara, S.Hut, M.Si, menjelaskan, untuk mengoptimalkan pengelolaan daya tarik wisata di daerah tangkapan air Danau Sentarum memerlukan sinergitas dan kolaborasi semua pemangku kepentingan, mulai dari tataran Pemerintah pusat terkhusus Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun Danau Sentarum, Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Pemerintah Desa, masyarakat, mitra pembangunan, serta pelaku usaha. Oleh karenanya dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan dan implementasinya, perlu merancang program atau aksi penguatan kelembagaan kolaboratif antara lain melalui intervensi untuk memperkuat tata kelola para pihak, koordinasi lintas aktor, dan kerja sama multi pihak dalam konservasi lanskap (bentang alam).
Di kawasan Danau Sentarum sendiri terdapat dua desa wisata, yakni Desa Nanga Leboyan (Desa Wisata Kampung Semangit) di Kecamatan Selimbau dan Desa Melemba di Kecamatan Batang Lupar. Kedua desa ini menawarkan berbagai aktivitas wisata alam seperti memancing, pengamatan satwa, jelajah hutan, susur sungai, hingga pendakian. Selain itu, potensi wisata budaya juga dapat ditemukan di Dusun Kedungkang, Desa Sepandan, serta rumah betang suku Iban di Desa Melemba.
Tak hanya itu, terdapat pula dua pulau yang menjadi destinasi wisata unggulan, yaitu Pulau Sepandan dan Pulau Tekenang, yang pengelolaannya berada di bawah Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun Danau Sentarum. Kawasan ini diharapkan terus berkembang sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.


