Puskesmas Empanang Laksanakan PMO dan Pelacakan Kasus TB Mangkir di Desa Laja Sandang

Facebook
Twitter
LinkedIn
Tenaga kesehatan Puskesmas Empanang melaksanakan kegiatan Pemantauan Menelan Obat (PMO) serta pelacakan kasus Tuberkulosis (TB) mangkir di Desa Laja Sandang pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian penyakit TB melalui program nasional bertema “TOSS TB (Temui Obati Sampai Sembuh)”.
Kegiatan tersebut dilaksanakan langsung di rumah penderita TB dengan melibatkan petugas kesehatan Puskesmas Empanang, keluarga penderita, serta pasien yang sedang menjalani pengobatan. Pemantauan ini dipandu oleh dua tenaga kesehatan, yakni Alfonsa Noning, A.Md.Kep dan Wulandari, S.Farm.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan terhadap kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat TB sekaligus memantau perkembangan kondisi kesehatan penderita. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga mengenai pentingnya menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas guna mencegah penularan dan kekambuhan penyakit.
Kegiatan PMO ini bertujuan untuk memastikan penderita TB dapat menjalani pengobatan dengan baik sehingga kondisi kesehatannya dapat terus membaik hingga dinyatakan sembuh. Petugas juga melakukan pelacakan terhadap kemungkinan penularan kepada anggota keluarga yang tinggal serumah dengan penderita, guna memastikan tidak terjadi penyebaran penyakit.
Berdasarkan hasil pemantauan, petugas kesehatan melakukan kunjungan terhadap empat orang penderita TB di Desa Laja Sandang. Dari hasil pemeriksaan dan pemantauan yang dilakukan, sebagian besar pasien menunjukkan perkembangan kondisi kesehatan yang cukup baik dan semakin membaik.
Namun demikian, dalam kegiatan tersebut juga ditemukan satu orang pasien yang mangkir atau tidak melanjutkan pengobatan. Pasien tersebut diketahui telah menandatangani surat pernyataan penolakan untuk tidak melanjutkan konsumsi obat TB.
Melalui kegiatan ini, tenaga kesehatan berharap para penderita TB dapat kembali pulih dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik. Selain itu, pasien yang telah sembuh diharapkan dapat menjadi contoh bagi penderita TB lainnya untuk tetap disiplin menjalani pengobatan hingga tuntas demi memutus rantai penularan penyakit di masyarakat.

Berita Lainnya

info.kapuashulukab.go.id | develop by Diskominfotik Kapuas Hulu | © 2019  | Privacy Policy