PUSKESMAS BADAU – Tenaga kesehatan Puskesmas Badau melaksanakan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) pada Senin, 2 Maret 2026, bertempat di Desa Badau. Kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan dalam meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM).

Posbindu PTM menyasar kelompok masyarakat sehat, berisiko, maupun penyandang PTM berusia 15 tahun ke atas. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sekaligus mendapatkan edukasi terkait pentingnya pola hidup sehat dan kepatuhan dalam menjalani pengobatan.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Magdalena Irawati, A.Md.Kep dan Deny Mawanty, S.Tr.Ak, serta didukung oleh empat orang kader kesehatan. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, pemantauan kondisi kesehatan umum, serta konsultasi singkat terkait keluhan yang dirasakan peserta. Sebanyak empat orang masyarakat hadir dan mengikuti pemeriksaan dengan tertib.
Magdalena Irawati menyampaikan bahwa Posbindu PTM menjadi sarana penting dalam mendeteksi secara dini faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit kronis lainnya. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar untuk rutin memeriksakan kesehatannya, sehingga jika ditemukan faktor risiko dapat segera ditangani,” ujarnya.
Selain pemeriksaan, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola makan sehat, rutin beraktivitas fisik, serta disiplin dalam mengonsumsi obat bagi penyandang PTM. Peran aktif kader kesehatan turut membantu dalam mengajak masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan yang telah disediakan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Badau terhadap pentingnya deteksi dini dan pengendalian PTM semakin meningkat, sehingga kualitas kesehatan masyarakat dapat terus terjaga secara optimal. (*)


