Tanggal 29 Januari 2026 menjadi penanda perjalanan panjang sebuah negeri yang lahir dari kearifan, dijaga oleh adat, dan diwariskan lintas generasi. Pada hari bersejarah ini, masyarakat memperingati Hari Ulang Tahun ke-211 Bumi Ulak Mahkota Raja, sebuah tanah yang tidak hanya menyimpan jejak waktu, tetapi juga memelihara nilai, martabat, dan jati diri masyarakatnya, Kamis (29/1/2026).
Dua abad lebih sebelas tahun telah dilalui sejak Bumi Ulak Mahkota Raja menapaki lembaran sejarahnya. Dalam rentang waktu tersebut, berbagai peristiwa telah terukir, suka dan duka, pasang dan surut, tantangan serta harapan. Namun satu hal yang tetap kokoh hingga kini adalah semangat kebersamaan, persatuan, serta penghormatan yang tinggi terhadap adat dan warisan leluhur.
Bumi Ulak Mahkota Raja bukan sekadar sebuah wilayah, melainkan ruang hidup tempat nilai-nilai luhur bertumbuh dan diwariskan. Adat dijunjung sebagai pedoman kehidupan, musyawarah menjadi jalan penyelesaian, dan persaudaraan dirawat sebagai kekuatan utama. Setiap langkah pembangunan senantiasa berpijak pada kearifan lokal, agar kemajuan tidak tercerabut dari akar budaya.
Peringatan Hari Ulang Tahun ke-211 ini menjadi momentum reflektif untuk menundukkan kepala sejenakāmengenang jasa para pendahulu, mendoakan para leluhur, sekaligus menilai kembali perjalanan yang telah dilalui. Dari merekalah masyarakat belajar tentang keteguhan menjaga tanah pusaka, kesabaran merawat persatuan, serta kebijaksanaan dalam memimpin dan dipimpin.
Di tengah dinamika zaman yang terus berkembang, Bumi Ulak Mahkota Raja dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati dirinya. Kemajuan diharapkan berjalan seiring dengan pelestarian adat, modernisasi selaras dengan nilai budaya, serta pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.
Dengan semangat Hari Ulang Tahun ke-211 ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, memuliakan adat, dan membangun masa depan Bumi Ulak Mahkota Raja secara berkelanjutan. Harapannya, negeri ini senantiasa berada dalam lindungan dan keberkahan Tuhan Yang Maha Kuasa, dianugerahi ketenteraman, kemajuan, serta generasi penerus yang berakhlak, berbudaya, dan berdaya saing.
Dirgahayu Bumi Ulak Mahkota Raja ke-211.
Jaya dalam sejarah, teguh dalam adat, dan terang menatap masa depan.


