Penancapan Tiang Pertama Gereja HKBP Putussibau

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penancapan tiang pertama Gereja HKBP Pos Pelayanan Ibadah Pniel Exaudi Putussibau dilakukan di Desa Sibau Hilir, Putussibau Utara, Jumat (19/8/2022). Penancapan diresmikan oleh, Ambrosius Sadau, mewakili Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan.

Panitia Pembangunan Gereja HKBP, Amang Sintua W Panjaitan, mengatakan rencana pembangunan gereja HKBP ini berawal dari kerinduan masyarakat Batak yang ada di Putussibau untuk mengikuti pelayanan ibadah HKBP. Ini kemudian membuat beberapa masyarakat Batak mengusulkan pembentukan HKBP di Putussibau. “Kami minta HKBP Resort Sintang untuk pelayanan ke Putussibau, ini disambut baik, kemudian ibadah bisa dilaksanakan beberapa kali,” ujarnya.
Selanjutnya, dibentuk panitia pembangunan dan calon pelayanan tuhan atau disebut Sintua di HKBP Putussibau. Pembangunan gereja ini diperkirakan sekitar Rp 350 juta dan butuh dua bulan pembangunan agar selesai. “Kami terbatas biaya, ini yang mungkin belum bisa maksimal. Harapannya ada dukungan moral, doa dan materil untuk mewujudkan impian kami memiliki gereja HKBP,” ucapnya.

Pendeta HKBP Resort Sintang, Amang Pendeta Pane, menyebutkan bahwa masyarakat kristen Batak selalu membawa tiga hal dalam perantauan, yaitu bahasa, adat dan gerejanya. Sebab itu pembangunan gereja ini bukan tentang sudah punya dana. “Namun kami yakin Tuhan akan mengutus orang-orang baik untuk membantu pembangunan gereja HKBP ini,” ucapnya.

Mewakili Bupati Kapuas Hulu, Kepala Bappeda Kapuas Hulu, Ambrosius Sadau menuturkan dalam pembangunan gereja yang terpenting ada panitia pembangunan, berbadan hukum dan terdaftar di kesbangpol. Pembangunan memang butuh proses terutama dalam pemenuhan pendanaan. “Ini bisa dikomunikasikan dengan berbagai pihak terkait,” ujarnya.

Sadau menegaskan pembangunan gereja ini selaras dengan visi misi Kapuas Hulu saat ini, terutama dari sisi Harmonis. Hadirnya HKBP untuk membangun kasih, pesan damai sejati sembari membangun keimanan kepada Tuhan.
Sebab itu ia juga berharap Pendeta dan tokoh umat agar membangun koneksi baik. “Sehingga semua bisa membimbing masyarakat memahami agama secara benar, menyejukkan kehidupan beragama, mencegah perpecahan di masyarakat.
Peran tokoh agama secara nyata sangat dibutuhkan dalam membangun Kapuas Hulu. Ayo kita juga bantu pembangunan gereja HKBP ini,” tuntas Sadau.

Anggota DPRD Kapuas Hulu, Yanto menutur gereja adalah hal penting untuk membangun hubungan dengan Tuhan. Niat baik, seperti pembangunan gereja pasti terwujud, semoga Tuhan mengetuk hati-hati baik masyarakat yang akan membantu pembangunan ini. “Selamat ada dimulainya pembangunan gereja ini,” singkatnya. (Yohanes)

Berita Lainnya

Bupati Kapuas Hulu Hadir Dalam Rapat Paripurna

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan,S.H., M.H hadir dalam Rapat Paripurna Jawaban/Tanggapan Bupati Kapuas Hulu terhadap pandangan umum Fraksi-Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

info.kapuashulukab.go.id | develop by Diskominfotik Kapuas Hulu | © 2019  | Privacy Policy