KPU Kapuas Hulu Lauching Pilkada 2020

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas Hulu menggelar acara launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu tahun 2020 di indoor volley Putussibau, Sabtu (29/2/2020). Launching dilakukan langsung oleh Ketua KPU Kapuas Hulu, Ahmad Yani.

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Kapuas Hulu, Yani mengatakan launching tersebut sebagai penanda tahapan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu tahun 2020 telah dimulai. “Dari 7 kabupaten di Kalbar yang adakan Pilkada, Kapuas Hulu salah satunya,” ujar Yani. Menurut Yani, ada tiga kunci suksesnya Pemilu, pertama, pemilih harus cerdas bukan soal coblos atau tidak di TPS; kedua, peserta pemilu (dari Parpol dan Independen) yang berkualitas dimana dihadirkan figur potensial; terakhir, penyelenggara berintergritas. “Ketiga hal ini harus berjalan agar Pemilu kita tahun ini bisa sukses,” ujarnya.Yani menjelaskan pasca dilaunching maka pelaksanaan Pemilu di Kapuas Hulu tinggal 183 hari lagi.

Dalam Pilkada di Kapuas Hulu harus menjadi komitmen bersama seluruh element masyarakat di Bumi Uncak Kapuas untuk menghadirkan pemimpin terbaik. “Kita boleh berbeda tapi jangan menghujat, mencaci dan membenci. Kita harus berkolaborasi, kita buat agar Kapuas Hulu aman, damai dan bermartabat,” tegasnya. Disisi lain, Yani menuturkan apresiasinya kepada semua pihak yang selama ini telah bekerjasama dengan KPU dalam mensukseskan Pemilu. Ia pun berharap dukungan tersebut serta kerjasama tersebut dapat terulang di Pilkada 2020.Yani juga mengapresiasi Pemda Kapuas Hulu yang telah menyediakan anggaran untuk Pilkada serta membantu para penyelenggara Pemilu. “Pemda pada Pilkada ini mengratikas pelayanan kesehatan untuk ppk dan pps. Kami sangat berterimakasih,” tuntasnya.


Komisioner KPU Kalbar, Mujiyo mengatakan launching ini menunjukan KPU Kapuas Hulu sudah siap lakukan semua tahapan Pilkada 2020. Kesiapan personil sudah terlihat sebab di Kapuas Hulu sudah ada 115 orang PPK terbentuk. Selanjutnya akan dibentuk PPS sebanyak 846 orang, PPDB sebanyak 785 orang. “KPPS Kapuas Hulu semuanya berjumlah 5495 orang.Tolong laksanakan tahapan pemilihan sebaiknya,” tegasnya. Selain personil, kata Mujiyo, perlu juga disiapkan anggaran. Anggaran adalah kunci terpenting. “Bupati dan Wabup Kapuas Hulu adalah yang pertama berikan dana hibahnya, jadi tahapan di Kapuas Hulu bisa awal dilaksanakan. Rp 39 miliar diberikan Pemda Kapuas Hulu ini untuk membiayai seluruhnya bukan hanya tahapan Pilkada,” terangnya.

Dana KPU ini harus dikelola transparan. KPU Kalbar sebelumnya dapat penghargaan terbaik se nasional. Ini harus jadi rujukan KPU daerah. “KPU Kapuas Hulu selama ini berhasil menjalankan Pemilu dalam kondisi aman dan damai, berkat dukungan Bawaslu dan rekan-rekan Forkompimda serta masyarakat. Mudah-mudahan tahun ini bisa dirasakan kembali. Saya ucapkan apresiasi kepada Bawaslu, Pemda dan jajaran forkopimda yang berkontribusi dalam menyukseskan Pemilu,” tutupnya.

Sementara itu Wabup Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero mengatakan tahapan sudah dimulai. KPU Kapuas Hulu mesti mensosialisasikan perubahan aturan yang ada, agar semua sepaham dan mengerti dan tahapan Pilkada. “Permasalahan biasanya karena perbedaan penafsiran. Sebab itu semua pihak harus sinergis agar Pilkada berjalan baik,” terangnya.
KPU punya tanggung jawab besar terkait pelaksanaan Pilkada, tahapan harus berjalan baik serta berlandas aturan. Komisioner KPU juga harus cermat dan tepat dalam pelaksanaan tugasnya. “KPU juga perlu memberi arahan yang baik agar PPK dan PPS sejalan,” tuntasnya.
Acara launcing Pilkada di Putussibau melibatkan KPU Prov Kalbar dan beberapa KPU kabupaten lain, jajaran Forkopimda Kapuas Hulu serta beberapa figur yang mencalonkan diri dalam kontestasi Pilkada 2020. (yohanes)