Bupati Kapuas Hulu Buka Pekan Raya Bumi Kasturi

Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir membuka kegiatan Pekan Raya Bumi Kasturi dan gelar Teknologi Tepat Guna (TPG) di Desa Tepuai, Kecamatan Hulu Gurung, Senin (9/12). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Kita Percepat Status Kemandirian Desa Yang Menuju Kabupaten Kapuas Hulu Yang Mandiri”.

Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir mengatakan Pekan Bumi Kasturi dan gelar Teknologi Tepat Guna menjadi suatu perpaduan yang menarik dan startegis, dalam memupuk nilai – nilai persatuan dan kesatuan ditengah masyarakat. “Serta melestarikan nilai – nilai budaya yang menghasilkan produk berbasis unggulan dan sekaligus mempromosikan hasil kerja masyarakat, termasuk potensi wisata yang sedang kita kembangka,” ucapnya.

Bupati menuturkan dalam menggali dan menyebarluaskan informasi berbagai Jenis Teknologi Tepat Guna dan produk unggulan di Kapuas Hulu, untuk mendorong inovasi dan kreativitas, serta dalam bersaing dengan pihak manapun. “Dengan gelar teknlogi tepat guna kali ini antara lain, sebagai pendekatan yang ampuh dalam mendorong percepatan kemandirian masyarakat desa, dengan meningkatkan kualitas dan kwantitas hasil produk ditingkat desa,” tuturnya.

Disisi lain, untuk mencapai efisiensi biaya produksi maka perlu upaya meningkatkan mutu produksi, kemudian meningkatkan nilai tambah. “Dengan demikian akan terjadi peningkatan pemberdayaan masyarakat yang menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kapuas Hulu,” ujar Bupati.

Bupati menambahkan Gubernur Kalbar telah mengingatkan bahwa Kalimatan Barat baru satu desa yang menyandang status mandiri, yakni salah satu desa di Kabupaten Kayong Utara. Hal ini disampaikan Gubernur saat baru-baru dilantik. “Maka tahun 2019 ini, Pemerintah Provinsi Kalbar menargetkan 63 desa mandiri di Kalbar, tapi justru capaian melebihi target ada 87 desa mandiri yang sudah terbentuk saat ini,” ungkap Bupati.

Untuk Kabupaten Kapuas Hulu sendiri, kata Bupati, target awalnya ada 3 desa mandiri yang terbentuk. Namun berkat kerja keras bersama, Kapuas Hulu bisa merealisasikan sebanyak 8 desa mandiri. “Kita harapkan pada gilirannya nanti akan mengahantarkan Kapuas Hulu pada posisi yang menjadikan kabupaten berkembang maju dan mandiri,” harap Nasir. (yohanes)