ForumKemitraan Tetapkan Sentabai Lokasi Cegah Stunting

Desa Sentabai, Kecamatan Silat Hilir ditetapkan sebagai lokasi program pencegahan stunting (kerdil) oleh Forum Kemitraan saat rapat di kantor Bappeda KapuasHulu, Selasa (10/9).

Forum Kemitraan ini terdiri dari sepuluh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kapuas Hulu, Tim Percepatan Penanggulanangan Anak Kerdil (TP2AK) dan Yayasan Budha Tzu Chi. Kepala BadanPerencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, H. Abang M Nasir menuturkan bahwa program pencegahan stunting sebelumnya telah berjalan di Desa Mantan Kecamatan Suhaid, sekarang ini akan diperluas ke Desa Sentabai, kecamatan Silat Hilir. “Lokasi ini disapakati saat rapat kemaren,”ujar Nasir, Rabu (11/9).

Menurut Nasir, ada beberapa pertimbangan forum kemitraan menentukan lokasi Desa Sentabai. Beberapa diantaranya berkaitan dengan data balita, ibu hamil serta kondisi gizidi desa tersebut.

“Saat rapat ada disampaikan hasil pendataan dariPuskesmas Silat Hilir, per bulan Mei 2019 untuk Desa Sentabai, terpapar data balita, ibu hamil dan sebagainya,” paparnya.

Untuk jumlah bayi dua tahun (0-23 bulan) ada 73 orang, kemudian balita (24-59 bulan) ada 157orang, jumlah ibu hamil 31 orang dan remaja putri ada 33 orang. Untuk balita yang alami gizi kurang itu ada 30,5 persen, balita kurus 18,2 persen, baduta pendek 31,5 persen. “Data ini yang menjadi salah satu pertimbangan memilih Desa Sentabai sebagai lokasi pencegahan stunting oleh forum kemitraan,”ujar Nasir.

Disamping itu, kata Nasir, program pencegahan stunting adalah program nasional. Program ini sudah masuk dalam Rencana Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

“Selain itu implementasinya juga ada Peraturan Presiden Nomor 42 tahun 2013 tentang gerakan nasional percepatan perbaikan gizi, kemudian ada juga aturan lainnya yang mendukung pelaksanaan pencegahan stunting ini,”ujarnya.

Nasir berharap program pencegahan stunting di Kapuas Hulu dapat berjalan dengan baik, sehingga output kedepannya dapat menurunkan angka stunting di Bumi Uncak Kapuas. Hal ini dapat tercapai dengan dukungan seluruh pihak, masyarkat, pihakswasta, lembaga pemerintahan dan lembaga umum lainnya.

“Kami berterimakasih semua OPD sudah bekerjasama dalam pencegahan stunting di desa Mantan, kami berharap semua dapat bekerjasama dengan baik untuk kegiatan yang sama di Sentabai nanti,” tuntasnya. (yohanes)