Ngotak-Ngatik KWH Meteran Beresiko Terjadi Kebakaran

Manajer PLN ULP Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu, Andrew mengatakan, pihaknya melakukan peremajaan meteran, sehubungan dengan itu ada pula penginputan token peremajaannya.

Peremajaan meteran ini dilakukan bertahap bagi seluruh pelanggan yang berada di wilayah Kapuas Hulu dan ditargetkan pada tahun ini selesai. “Kita melakukan peremajaan meteran, jadi harus input token peremajaannya,” katanya saat ditemui di kantor, Putussibau Utara, Kapuas Hulu, Senin (22/2/2021).

Seiring dengan kegiatan peremajaan meteran, Andrew mengatakan pihaknya menemukan ada pelanggan yang melakukan sambungan langsung jaringan listrik ke listrik PLN, ada juga yang meterannya tidak sesuai dengan posisi alamat. “Terkait temuan itu ada denda, apabila pemilik bangunan tidak operatif maka akan diangkat ke proses hukum, karena itu menyebabkan kerugian pada PLN,” ucapnya.

Untuk itu Andrew juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kapuas Hulu agar tidak melakukan tindakan mengotak – ngatik KWH meter ataupun memasang sendiri kabel ke jaringan PLN.

Itu merugikan PLN dan juga berbahaya bagi pihak yang melakukannya, sebab itu bisa menyebabkan kebakaran. “Bila tidak melewati KWH meter, hal tersebut dapat menyebabkan dua potensi yang akan mengalami kerugian, tidak hanya PLN yang rugi, rumah pihak yang bersangkutan bisa terbakar karena korslet,” tuntasnya. (Yohanes)