GIZ Jerman Serahkan Bantuan APD ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu

Gugus Tugas pencegahan Covid-19 Kabupaten Kapuas Hulu menerima Alat Pelindung Diri (APD) dari GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) Jerman.

Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L. Ain Pamero menerima langsung penyerahan APD dari GIZ Jerman di Posko Gugus Tugas Covid-19, kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (25/6/2020) pagi.

Hadir mendampingi Wabup, Plt. Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Bung Tomo dan sekretaris BPBD Kabupaten Kapuas Hulu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu M. Nazaruddin, dan sejumlah pejabat dilingkungan Dinkes Kapuas Hulu.

Dalam kesempatan itu, Klothilde Sikun, Perwakilan dari GIZ menyampaikan, walaupun berada di kabupaten paling ujung timur Provinsi Kalbar, Kapuas Hulu tidak terhindarkan dari pandemi, karenanya perlu persiapan diri dalam menghadapi lonjakan jumlah orang yang terinfeksi, karena Indonesia telah mulai melonggarkan berbagai batasan di bawah skema “new normal”

“Oleh karena itu, pada hari ini Jerman peduli dengan menyumbangkan alat pelindung diri, khususnya kepada Dinas Kesehatan Kapuas Hulu agar petugas kesehatan di Kabupaten Kapuas Hulu dapat melindungi diri dan tidak tertular virus,” ungkapnya.

Klothilde Sikun sedikit mengulas tentang kiprah GIZ Jerman di Bumi Uncak Kapuas, bahwa selama lebih dari satu dekade, organisasi Jerman untuk kerja sama pembangunan, GIZ yang melaksanakan proyek atas nama Kementerian Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, telah memberikan dukungan kepada masyarakat Kapuas Hulu melalui kerja sama pembangunan dengan pemerintah daerah.

“Dukungan ini bertujuan untuk mewujudkan tata guna lahan yang lebih berkelanjutan dan mencakup dukungan bagi sektor kehutanan di Kapuas Hulu untuk mengurangi deforestasi dan meningkatkan pengelolaan hutan melalui proyek FORCLIME (Program Hutan dan Perubahan Iklim).

Adapun APD yang disumbang Jerman diantaranya, 50 baju hazmat, 16 respirator full-face, 150 sarung tangan karet, dan 16 pasang sepatu karet.

“Mudah-mudahan peralatan ini tidak akan pernah digunakan untuk merawat pasien COVID-19, tetapi jika diperlukan, setidaknya petugas kesehatan dapat merawat pasien yang terinfeksi tanpa membahayakan diri sendiri, sehingga mereka dapat menyelamatkan nyawa dan memutus rantai infeksi,”  harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L. Ain Pamero menyampaikan ucapan terimakasih kepada GIZ Jerman yang turut membantu pemerintah daerah dalam menangani pandemi Covid-19.

“Dengan adanya APD ini tentu sangat bermanfaat bagi gugus tugas pencegahan Covid-19, terutama para medis, tenaga kesehatan yang sampai hari ini terus berjuang dalam mencegah, memutus rantai penyebaran Covid-19,” ungkap Wabup.

Saat ini kata Wabup pemerintah memberlakukan new normal, namun demikian pesan Wabup, protokol kesehatan wajib dipatuhi, sehingga upaya pencegahan penyebaran Covid-19 berjalan maksimal.

“Saya berharap bantuan yang diberikan GIZ Jerman ini dapat digunakan sebaiknya oleh Dinas Kesehatan, dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kapuas Hulu,” pungkas Wabup.