Bupati Salurkan Bantuan Beras Untuk Masyarakat

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) kabupaten Kapuas Hulu memberikan bantuan sosial berupa sembilan bahan pokok (Sembako) bagi masyarakat kurang mampu di Kapuas Hulu, yang terdampak Covid-19. Bantuan Sembako tersebut secara simbolis diserahkan oleh Bupati Kapuas Hulu, A.M Nasir, S.H. kepada perwakilan masyarakat dari kecamatan Putussibau Utara dan Putussibau Selatan, Rabu (20/5/2020).

Bupati mengatakan sembako gratis tersebut disalurkan oleh tim gugus tugas. Penerima bantuan kali ini hanya simbolis untuk penyaluran bantuan ke seluruh kecamatan. “Jadi bantuan sembako ini ada 200 paket per kecamatan, data penerima disesuaikan dengan data dusun, desa dan kecamatan yang disampaikan ke tim covid. Data ini sudah seleksi ketat mereka yang berhak mendapat batuan sembako gratis tersebut,” tegasnya.

Bupati mengharapkan bantuan ini tidak jadi perdebatan dan permasalah di masyarakat. Sebab bantuan yang diberikan tersebut sangat terbatas. “Bantuan sembako yang dibagikan gugus tugas ada beras, gula, minyak goreng dan tepung terigu. Bantuan ini dari Dinas Koprasi, UKM dan Perdaganganan Kapuas Hulu dan hari ini sudah mulai disalurkan,” paparnya.

Hari ini, kata Bupati, dari 23 kecamatan se Kapuas Hulu sudah ada 10 kecamatan yang siap disalurkan bantuan sembako. Sementara kecamatan yang lain masih proses pendataan. “Data yang belum masuk itu ada empat kecamatan yaitu Bika, Suhaid, Silat Hulu dan Silat Hilir. Untuk sembilan kecamatan lain masih proses pendataan di lapangan,” ujarnya.

Disela acara penyaluran sembako gratis, Bupati juga menerima saluran bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan Covid-19 dan Sembako dari tiga perusahaan sawit yang berinvestasi di Bumi Uncak Kapuas. Atas bantuan tersebut, orang nomor satu di Kapuas Hulu inipun menyampaikan apresiasinya. “Alhamdulilah hari ini kita juga dapat bantuan APD dan sembako dari tiga perusahaan. Kami ucapkan terimakasih pada para investor yang meringankan pemerintah dalam mengatasi permasalahan kekurangan APD,” ujarnya.

Bupati mengatakan bantuan yang sudah diberikan pihak perusahaan kelapa sawit akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk petugas medis dan masyarakat terdampak covid-19. “Ini pasti bermanfaat untuk masyarakat kita,” ucapnya.

Bupati menegaskan bahwa Covid-19 adalah permasalahan bersama, itu harus dipahami semua pihak. Bupati mengharapkan pihak perusahaan kelapa sawit untuk turut memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pekerjanya agar mematuhi anjuran pemerintah, terlebih pada masa menjelang Idul Fitri.

“Bantulah pemerintah untuk memberi pemahaman ke masyarakat, wabah ini belum berakhir. Kita harus menjaga diri dan keluarga kita, terlebih sebentar lagi kita akan Idul Fitri,” tuntasnya. (yohanes)