Pasien Reaktif Rapid Test di Semitau Bertambah 4 Orang

Laporan KIM Entugan Hulu
A. Hartawansyah Praniansyah

Informasi Covid 19. Jumlah Pasien positif covid 19 untuk kalimantan barat telah berjumlah 61 orang dikutip dari Liputan6.com tanggal 1 Mei 2020 pukul 16.10 wib oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto saat menyampaikan data pasien positif virus Corona di seluruh Indonesia.

Terkait hal itu, untuk data pasien dikabupaten kapuas hulu pertanggal 1 Mei 2020 sebagaimana dilangsir Dinkes kabupaten kapuas hulu pukul 17.00 wib yang positif covid 19 berjumlah 1 orang, PDP 1 orang, Masih Proses Pemantauan 148 orang, Menunggu Hasil PCR Test 17 orang, , Negatif PCR Test 1 orang dan Reaktif hasil Rapid Test berjumlah 52 orang yang tersebar dibeberapa kecamatan yaitu di Kecamatan Putussibau Utara 27 orang, Putussibau Selatan 14 orang, Badau 3 orang, Semitau 5 orang, Bunut Hulu 1 orang, Batang Lupar 1 orang, dan Kalis1 orang.

Untuk penambahan reaktif dikecamatan semitau, Kepala Puskesmas Semitau M. Saleh, A. Md. Kep. mengatakan penambahan pasien reaktif tersebut merupakan warga yang bekerja diperkebunan sawit.

” Penambahan 4 orang Reaktif berdasarkan hasil rapid test tanggal 29 April 2020 diPuskesmas Semitau, mereka bukan warga asli semitau, tapi merupakan warga yang bekerja diperkebunan sawit”. Katanya kepada KIM Entugan Hulu melalui telpon. Sabtu, (2/5/2020).

Saleh menjelaskan riwayat perjalanan pasien dari pontianak.

” Pasien memiliki riwayat perjalanan dari pontianak, mereka tiba di perkebunan sawit pada tanggal 16 April 2020, dan sejak saat itu menjalani karantina mandiri dirumah perkebunan sawit selama 14 hari, terdiri dari orang tua dan anak – anak, dari 4 pasien tersebut hanya 1 orang yang mengalami keluhan, saat ini statusnya ODP dan menjalani PCR Test, kita berharap hasilnya Negatif.” Jelasnya.

Saleh berharap masyarakat semitau untuk selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat.

“Kepada masyarakat agar selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat, sering mencuci tangan dengan sabun, istirahat yang cukup, setiap bepergian menggunakan masker, ikuti himbauan pemerintah untuk social distancing dan physical distancing serta tidak melakukan aktivitas diluar rumah jika tidak dianggap perlu.” Tutupnya.

Saat ini masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah corona yang sedang melanda negara kita, kita harus tetap tenang, dan jangan panik dan jangan resah, serta jangan mengucilkan pasien maupun keluarganya, tapi kita harus support dukungan moral demi kesembuhan pasien.