SAT POL PP KAPUAS HULU MENGIKUTI APEL PENANGAN COVID-19

Satuan Polisi Pamong Praja kabupaten kapuas Hulu mengikuti apel gelar perlengkapan dalam rangka penanganan penyebaran virus Corona wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, di Makodim 1206 Putussibau, di perkuat dengan Surat Dari Dandim 1206/PSB nomor :B/137/III/ 2020, Rabu (25/3/2020).

Hadir dalam kegiatan Dandim 1206/Psb Letkol Inf. Basyaruddin,S.Sos, Kasdim 1206/Psb Mayor Inf. Agus Jaelani, Kepala BPBD Kab. Kapuas Hulu Gunawan, Kapolres Kapuas Hulu di wakili Ipda Hendi, Kasatpol PP Kab. Kapuas Hulu di wakili Gatot suhandi,S.I.P, Kadis Kesehatan Kab. Kapuas Hulu di wakili Bpk. Ade Hermanto, Pasi Ops Kodim 1206/Psb Kapten Inf. Ucok Saputra, Danramil 1206-06/Psb Kapten Inf. Nanang S, Pasi Inteldim 1206/Psb Kapten Arm. Mursid SH, Pasiter Kodim 1206/Psb Kapten Inf. Edi sanjaya.

DANDIM MEMBERIKAN AMANAT

Dalam Sabutannya Dandim 1206/PSB Letkol Inf. Basyaruddin.S.Sos mengatakan Virus Corona sudah menjadi wabah internasional karena sudah banyak memakan korban jiwa. Sedangkan di Kapuas Hulu data terakhir yang kita terima sebanyak 34 orang dalam masa pemantauan.

Dandim menjelaskan, pada Selasa (24/3/2020), anggota TNI di lapangan telah mendapatkan informasi bahwa, ada 1 orang warga pulang dari  negara Malaysia, untuk dilakukan monitoring.

“Kita juga selalu memonitor di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia Kabupaten Kapuas Hulu khususnya di Kecamatan Badau. Memang terlihat masih ada masyarakat yang melewati jalan tikus, padahal perintah langsung dari presiden untuk sementara lockdown,” ucapnya.

GELAR PASUKAN PENANGAN COVID-19

Terkait kegiatan apel gelar perlengkapan dalam rangka penanganan penyebaran virus Corona, jelas Dandim merupakan perintah langsung dari Kodam XII/Tpr.

“Hari ini seluruh jajaran kodam XII/Tpr melaksanakan pengecekan perlengkapan tersebut,” ujarnya.

Basyarudin memberikan semangat ke semua pihak yang melakukan Pencegahan Virus Corona di Kapuas Hulu, siap melaksanakan tugas ini, dan apapun resiko dihadapi bersama-bersama.

“Mari kita bersinergitas untuk menghentikan penyebaran Covid 19 ini, resiko tugas dari tentara hanya dua yaitu mati dan cacat seumur hidup apapun tugas tentara menuntut itu, semoga tuhan yang maha esa selalu melindungi kita semua,” ungkapnya.

MEMANTAU KESIAPAN PERALATAN

pada kegiatan tersebut langsung memantau perlengkapan penanganan covid-19 berupa alat semprot atau spray dryer baju pengamanan sepatu boot sarung tangan cairan desinfektan kacamata helm masker dan kendaraan roda dua dan roda empat.