Gugus Tugas Covid-19 Semprotkan Desinfektan

Puluhan orang petugas gabungan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Coronavirus Disease (Covid-19) melakukan penyemprotan desinfektan di kota Putussibau, Selasa (24/3/20) malam. Petugas gabungan tersebut mendesinfektan dua titik pusat publik, yakni kawasan Pasar Pagi dan Pasar Merdeka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Gunawan yang mengkoordinir kegiatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya melakukan upaya desinfektan menggunakan dua mobil Pemadam Kebakaran (Damkar). Selain itu ada juga penggunaan alat semprot manual.

“Pada kegiatan ini ada 2 Damkar yang kami gunakan, kemudian alat manual ada 9 alat semprot yang kami pakai,” ujarnya.

Terkait jumlah personil yang turun, kata Gunawan, dari BPBD ada 28 orang, lalu 19 orang dari Tagana, jajaran Kodim 1206/Psb ada 19 orang, Satpol PP juga ada 20 orang. Petugas juga ditambah dari pihak Yayasan Bhakti Suci puluhan orang dan beberapa dari pihak lainnya. “Sementara untuk kebutuhan desinfektan dibantu dari PDAM Kapuas Hulu,” ujarnya.

Upaya desinfektan ini, kata Gunawan, dilakukan di terminal kota Putussibau kemudian Pasar Pagi berlanjut ke Jalan M Yamin, M Dahar dan terus ke kawasan Pasar Merdeka. Sebelumnya desinfektan juga telah dilakukan di sarana pemerintahan dan rumah dinas Bupati serta Wakil Bupati. “Untuk Pemda sudah kami semprotkan desinfektan itu, rumah Bupati dan Wabup termasuk gedung DPRD,” terangnya.

Kedepan, kata Gunawan, penyemprotan desinfektan masal bisa dilakukan lagi di sarana publik. Hal tersebut menyesuaikan kebutuhan dan permintaan dari masyarakat.

“Tempat keramaian lainnya akan dilakukan desinfektan, termasuk tempat ibadah serta sekolah. Semua prasarana umum bisa kita lakukan pendesifektan tergantung permintaan ke gugus tugas covid-19 nantinya,” ujarnya.

TaK luput, Gunawan mengajak seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk sama-sama memerangi covid-19. Masyarakat harus ikut arahan pemerintah, menjaga kesehatan serta menerapkan pola hidup sehat, serta yang terpenting adalah mengisolasi diri dirumah. “Ini butuh dukungan masyarakat, patuhi sosial distancing, semua harus displin tetap dirumah agar mata rantai covid-19 bisa kita kurangi atau kita putus,” tuntasnya. (yohanes)