Sosialisasi Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Kepala satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kapuas Hulu menggikuti kegiatan  Sosialisasi Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa, jumat (14/2/2020) di aula Yonif RK 644/Wls.

Sosialisasi dihadiri PA AHLI  Kodam XII Tanjungpura Kolonel INF Isa Ansori S.I.P.,M.M. Bupati Kapuas Hulu AM. Nasir S.H Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkompimda) beserta para pejabat struktural Pemkab kapuas Hulu.

PA AHLI  Kodam XII Tanjungpura Kolonel INF Isa Ansori S.I.P.,M.M. mengatakan, pencanangan Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa merupakan suatu upaya mewujudkan Kalimantan Barat zero asap.

Untuk itu, Kodam XII Tanjungpura telah membuat program guna melaksanakan tindakan mitigasi sejak dini. Mulai dari tahapan sosialisasi, maupun pembentukan organisasi relawan di tingkat desa. “Melalui organisasi yang berada di pedesaan, nantinya dapat bekerjasama dengan Satgas Penanggulangan Karhutla,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, berkaitan dengan desa mandiri, TNI bekerjasama dengan kepolisian, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder yang terlibat. Dengan demikian, kesepakatan pada pencanangan saat ini menjadikan Kalbar bebas dari bencana kabut asab akibat karhutla. “Harapan kita, tahun ini tidak ada lagi asap di Kalimantan Barat. Kalaupun masih ada, dipastikan minim dan juga terukur sesuai kaidah-kaidah dan tidak mengganggu lingkungan,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, berterimakasih dan mengapresiasi program yang dicanangkan Kodam XII Tanjungpura, untuk meningkatkan status desa menjadi desa mandiri. Serta berupaya mencegah karhutla di Kalbar, termasuk Kapuas Hulu.

Bupati mengatakan pertemuan hari ini ditindak lanjut sampai kecamatan dan desa. Karhutla harus diupayakan tidak lagi terjadi. “Selama ini terus meningkat, kita semua harus terlibat sesuai tupoksi masing-masing”, ucapnya.

Menghadapi musim kemarau kedepan harus dipersiapkan satgas di Kapuas Hulu ketuanya Wabup. “Kedepan sosialisasi harus jalan dan libatkan tokoh masyarakat”, tuturnya.

Sementara terkait desa mandiri, tahun ini dari tiga desa target capai delapan. Maka tahun depan bisa 20 desa mandiri, desa mandiri juga tanggung jawab semua masyarakat, Masyarakat harus kompak, mau bekerja, tentu mudah mewujudkannya.

“Kita harus merasa tanggungjawab membangun itu tanggungjawab kita semua”, ujar Bupati.

Berbicara bencana bukan hanya karhutla, ada banjir sebabkan jembatan putus dan merendam rumah warga.

Menurutnya, sinergi dua program, yakni pencegahan karhutla dan Desa Mandiri Langit Biru sangat baik. Pemkab sangat mendukung dan akan bersinergi dengan TNI dan Polri. “Adanya desa mandiri dan Program Langit Biru akan membuat desa semakin maju dan berkembang, sehingga masyarakat akan lebih sejahtera.

Sementara itu, Dandim 1206 /PSB, Letkol Inf Basyarudin S.I.P menambahkan, Program Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa menitik beratkan pada penanggulangan bencana di  Kapuas Hulu, terutama karhutla. “Karhutla menjadi sorotan dan titik fokus utama kita semua. Untuk itu Kodim 1206 bersama stakeholder berharap musibah karhutla berkurang, bahkan tidak ada lagi pada tahun 2020 dan seterusnya,” harapnya