DISNAKERINTRANS LAKUKAN PEMBINAAN, DAN MONEV BAGI PELAKU IKM KERAJINAN ROTAN

Industri Kecil Menengah (IKM) adalah industri  yang memiliki skala industri kecil dan menengah.  IKM adalah sebuah usaha yang memproduksi berbagai macam jenis produk yang digunakan dalam berbagai keperluan aktivitas ataupun yang lainnya.  IKM yang mendominasi populasi industri dalam negeri berperan penting dalam pembangunan ekonomi nasional.  Hal ini dikarenakan pertumbuhan IKM yang relatif stabil.  Tidak hanya itu, kemampuan IKM untuk menyerap tenaga kerja sangat tinggi. Oleh karena itu, Dinas tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi melalui Bidang Perindustrian sedang giat-giatnya melakukan pendataan IKM dan pelaku-pelaku IKM di Kabupaten Kapuas Hulu.  Menurut Kepala Bidang Perindustrian Hasnul Shabri, S.P., M.Sc. IKM dan Pelaku-Pelaku IKM di Kabupaten Kapuas Hulu masih sangat banyak yang belum terdata. 

DISNAKERINTRANS melalui Bidang Perindustrian melakukan pembinaan, monitoring dan evaluasi pelaku IKM di Desa Kandung Suli Kecamatan Jongkong pada tanggal 27 November 2019.  Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Perindustrian, Kepala Seksi Industri Pangan, Kepala Seksi Industri Sandang, Logam, Aneka dan Kerajinan beserta Staf, Kepala Desa dan perangkat Desa Kandung Suli, serta Para pelaku IKM kerajinan rotan.

 Enol (panggilan akrab Kabid Perindustrian) mengatakan bahwa IKM Kerajinan Rotan yang ada di Desa Kandung Suli keberadaan dan aktivitasnya sudah lama dengan memanfaatkan potensi dan bahan baku yang tersedia.  IKM ini telah memproduksi aneka kerajinan rotan.  Selanjutnya Beliau juga berharap agar pelaku IKM dapat meningkatkan produksinya baik dari sisi kuantitas maupun kualitas serta selalu berinovasi produk menyesuaikan dengan selera konsumen dan mengikuti mode perkembangan jaman.  DISNAKERINTRANS melalui Bidang Perindustrian siap mendampingi dan membantu pelaku IKM berkaitan dengan pendampingan dan pembinaan.