Puskesmas Badau di Survei Re – Akreditasi

PUTUSSIBAU – Dalam rangka meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat,  Puskesmas Badau, Kabupaten Kapuas Hulu dilaksanakan Survei Re – Akreditasi oleh Tim Surveior dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan RI, Kamis (31/10). Kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 2 November 2019 mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Surveior FKTP Kemenkes RI dr. Pudji Lestari Eko Purwanti mengungkapkan, kegiatan survei Re – akreditasi ini sedikit berbeda dari penilaian akreditasi perdana.

“Kegiatan ini lebih menekankan kepada implementasi yang sudah dilaksanakan. Sehingga puskesmas akan lebih banyak ditelusur mengenai proses dan pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan,” ungkap dr. Pudji Lestari.

Tim Surveior kata dr. Pudji akan melihat bagaimana Puskesmas ini berproses, jangan sampai pada saat akan di survei saja dilakukan pembenahan, akan tetapi beberapa tahun ke belakang Puskesmas harus melaksanakan ketentuan yang sudah disusun sebelumnya.

“Kami hanya bertugas untuk memotret kondisi Puskesmas, baik secara manajemen, pelayanan maupun sarana prasarana. Sedangkan hasil akhir diserahkan kepada Komisi Akreditasi FKTP yang akan memberikan penilaian,” kata dr. Pudji Lestari yang juga selaku surveior UKP.

Sementara itu, Kepala Bidang P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu Herberia Karosekali menyampaikan, kegiatan tersebut bentuk komitmen Pemerintah Daerah khususnya Dinas Kesehatan melalui Puskesmas untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Apalagi kata Herberia, secara geografis wilayah kerja Puskesmas Badau berbatasan langsung dengan negara Malaysia, sehingga  ada tuntutan yang mengharuskan Puskesmas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga bisa bersaing dengan negara tetangga.

“Dulu masih banyak warga negara kita yang memilih berobat ke negara tetangga karena memang jaranya dekat dan pelayanan yang lebih baik, tetapi semenjak pemerintah meningkatkan pembangunan infrastruktur dan SDM kesehatan sudah hampir tidak ada lagi yang berobat ke seberang,” ucap Herberia yang saat itu mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu

Ditambahkan juga bahwa tantangan untuk meningkatkan mutu pelayanan sangat penting karna masyarakat sudah bisa memberikan penilaian sendiri terhadap pelayanan yang diberikan sehingga akreditasi menjadi salah satu upaya untuk melakukan peningkatan mutu tersebut.

“Puskesmas Badau ini sebelumnya meraih predikat Madya dan sudah banyak perubahan semenjak penilaian perdana, kita berharap dengan bangunan dan fasilitas lain yang sudah dilengkapi kedepan kita bisa naik kelas ke level yang lebih tinggi,” harapnya.

dr. Pudji Lestari, Tim Surveior FKTP Kemenkes RI lainnya yakni Heni Jumiati,  selaku surveior UKM dan dr. Choirul Anwar, selaku surveior Admen. Hadir Sekretaris Kecamatan Badau, Kapolsek Badau, Danramil Badau, Perwakilan KKP PLBN Badau, Tokoh Masyarakat dan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Badau.

Turut hadir Tim Pendamping Akreditasi FKTP Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu serta Tim dari Puskesmas Embaloh Hulu yang bertindak sebagai peninjau dalam kegiatan tersebut.