BUMDes se Kapuas Hulu Wajib Ikut Pelatihan Manajemen

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kapuas Hulu mendukung pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di seantero Bumi Uncak Kapuas. Termasuk strategi mengadakan pelatihan manajemen BUMDes.

Kepala Dinas PMD Kapuas Hulu, Alpiansyah mengatakan, pengembangan BUMDes merupakan satu diantara Empat Pilar untuk menyongsong Kemandirian Desa.

“Maka peningkatan kapasitas Empat Pilar yang menjadi kunci Kemandirian Desa itu sangat penting. Diantaranya Aparat Desa, BPD, PKK dan BUMDes,” kata Alpiansyah kepada wartawan, Selasa (22/10/2019).

Olehkarena itu, Alpiansyah menekankan, supaya aparatur desa terus berusaha dan berinovasi untuk meningkatkan kapasitas diri. Serta menggali potensi yang bisa menjadi nilai tambah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

“Kepada aparatur desa. Saya berharap, kalian bisa memberikan pelayanan yang maksimal untuk desa,” harap Alpiansyah.

Ia berpandangan, peningkatan kapasitas pengurus BUMDes melalui Pelatihan Manajemen BUMDes ini sejalan dengan keinginan Bupati Kapuas Hulu. Yaitu, pada Tahun 2020 mendatang, ditargetkan sudah tidak ada lagi Desa dengan status sangat tertinggal di Kabupaten Kapuas Hulu.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas PMD Kapuas Hulu, Taty Marlini HS menambahkan, instansinya telah menggelar Pelatihan Manajemen BUMDes di Kecamatan Embaloh Hulu, Selasa (22/10/2019). Kegiatan ini diikuti seluruh desa di Lima Kecamatan Daerah Utara Kapuas Hulu. Diantaranya: Kecamatan Puring Kencana, Empanang, Badau dan Batang Lupar.

“Dalam pelatihan, kita menghadirkan narasumber praktisi Manajemen BUMDes dari Dinas PMD dan Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) dari Kementrian Desa,” beber Taty Marlini.

Taty mengungkapkan, pelatihan serupa juga telah dilaksanakan di Kecamatan Jongkong. Terus diikuti Kecamatan Selimbau dan Bunut Hilir. Kemudian berlanjut di Tepuai, Kecamatan Hulu Gurung.

Pada Tahun 2019 ini, berdasarkan Rapor Desa atau IDM (Indek Desa Membangun) yang baru lalu dirilis Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Gubernur. Mencatatkan, di Kapuas Hulu dari 278 desa, statusnya masih ada 3 Desa Sangat Tertinggal. Kemudian 75 Desa Tertinggal. 169 Desa Berkembang. 23 Desa Maju dan 8 Desa Mandiri.