Puskesmas Putussibau Utara Adakan Penyuluhan Napza Untuk Pelajar MTsN

Bahaya penyalahan Narkoba (Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) atau Napza merupakan ancaman serius bangsa saat ini. Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. 

Oleh karenanya pemerintah terus mendorong para pihak beserta seluruh elemen masyarakat untuk menggencarkan upaya pencegahan penyalahgunaan Napza tersebut dikalangan remaja. Seperti yang dilakukan Puskesmas Putussibau Utara, dengan menggiatkan penyluhan terhadap pelajar di MTsN Putussibau, Rabu (9/10/2019) lalu. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 440 siswa – siswi dari kelas VII,VIII dan VIIII.

Kepala Puskesmas Putussibau Utara melalui petugas Promkes Puskesmas Putussibau Utara Kiki Hutagalung, SKM menyampaikan, penyuluhan bahaya Napza bagi remaja di MTsN Putussibau itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran perilaku remaja agar terhindar dari bahaya Napza.

“Kita berharap melalui penyuluhan ini, para peserta didik mengerti dan memahami akan bahaya penyalahgunaan Napza tersebut. Mereka sebagai generasi muda bangsa harus kita lindungi dari bahaya tersebut,” tegas Kiki Hutagalung yang juga narasumber kegiatan penyuluhan itu.

Kiki juga berharap, semua pihak terlibat aktif dalam memberikan penyuluhan kepada generasi muda itu, terutama meningkatkan peran orang tua dalam mengawasi anak – anaknya agar terhindar dari pengaruh buruk Napza ini.

Pada Kepala Sekolah MTsN Putussibau Fitri Wulansari, S.Pd menyambut baik kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan Puskesmas Putussibau Utara tersebut. “Dengan dilaksanakanya penyuluhan, peserta didik dapat mengetahui bahaya dari Napza. Saya juga mengingatkan para pelajar ini, jagalah kesehatan tubuh sejak dini agar masa depan hidup dengan sehat,” pesan Fitri.