DPMD Adakan Pelatihan Bagi 47 BUMDes

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas Hulu mengadakan pelatihan Manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Gedung Serbaguna Tepuai, Kecamatan Hulu Gurung pada 11/10/19 lalu. Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Dinas PMD Kapuas Hulu, Taty Marlini HS, S.Kom mengatakan bahwa pelatihan Manajemen BUMDes di Tepuai itu diikuti oleh 47 Desa dari 6 (Enam) Kecamatan diantaranya Kecamatan Hulu Gurung sebagai tuan rumah, kemudian Pengkadan, Bunut Hulu, Boyan Tanjung, Mentebah dan Kecamatan Kalis.

“Pelatihan ini menitik beratkan pada tata kelola keuangan, pembukuan dan analisa usaha untuk pengembangan BUMDes,” terang Taty.

Pelatihan Manajemen BUMDes kali ini menghadirkan narasumber dari Tenaga Ahli P3MD Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Kabupaten Kapuas Hulu Dedy Hari Suprianto dan dari Dinas PMD setempat. Hadir pula Kasi Pengembangan Ekonomi Desa Hasan Firdus, SE Dinas PMD Kapuas Hulu dan Camat Hulu Gurung Baharudin sekaligus membuka kegiatan.

Lebih lanjut Taty mengungkapkan pelatihan Menejemen BUMDes sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Jongkong yakni 10 Oktober 2019 lalu, yang diikuti 26 Desa dari tiga Kecamatan yaitu Selimbau, Bunut Hilir dan Kecamatan Jongkong.

Dikatakan Taty lagi, peningkatan kapasitas pengurus BUMDes melalui Pelatihan Managemen BUMDes ini sejalan dengan keinginan Bupati Kapuas Hulu, dimana pada tahun 2020 sudah tidak ada lagi Desa dengan Status Sangat Tertinggal.

“Sebagaimana kita ketahui pada tahun 2019 ini menurut Rapor Desa atau biasa kita sebut IDM (Indeks Desa Membangun) yang baru direalis oleh Bapak Gubernur Kalbar bahwa di Kapuas Hulu dari 278 Desa tahun ini terdapat 3 Desa Sangat Tertinggal, 75 Desa Tertinggal dan169 desa Berkembang dan 23 Desa Maju, kemudian 8 desa Mandiri,” tuntas Taty. (yohanes)