Cerita Kepala Bagian TU, di Agenda Orientasi Dokter Internship

By. KIM Juragan

Kepala Bagian Tata Usaha, Zainudin SKM., M.Kes merupakan lulusan SPK tahun 1985. Awal kariernya di Kapuas Hulu, ia ditugaskan di Kecamatan Badau pada tahun 1990 hingga 1995. Kemudian di tahun 1996 ia tugas belajar dan lulus tahun 1999.

Usai lulus ia kembali ke Kabupaten Kapuas Hulu dan bertugas di RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau. Pertama kali ia datang, bangunannya masih seperti Puskesmas.

Seiring berjalannya waktu, bangunan RSUD mulai menyesuaikan, dan terakhir akan dibongkar dan dibangun baru. Berdasarkan rencana tahun 2020 akan dibangun tiga atau empat lantai, secara bertahap.

Pembangunan gedung bertingkat ini sebagai upaya pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu meminimalisir pemakaian tanah. Agar tersisa lahan kosong di area RS yang dapat digunakan untuk halaman, area parkir.

Walaupun jauh dari ibu kota provinsi, tapi Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Achmad Diponegoro Putussibau mendapatkan bintang empat.

“Tentu saja bintang empat ini adalah sebuah amanah bagi seluruh pegawai Rumah Sakit ini, agar dapat mempertahankan itu. Jangan sampai terlalu banyak komplen yang masuk. Karena RS ini sudah mendapatkan penilaian akreditasi, artinya sudah memenuhi SOP.

Zainuddin mengatakan, dalam menanggapi keluhan, maka penyelesaiannya juga harus sesuai alur penanganan pegaduan. Misalnya kalau masuk ke ranah perawat, ia akan ke komite perawat.

Ia juga berpesan kepada seluruh rekan-rekan kerjanya, supaya disiplin kerja. Pasien yang datang percaya dengan keilmuan yang dimiliki orang kesehatan.

Sehubungan dengan perkembangan zaman, pelayanan dilengkapi dengan tenaga ahli, dan peralatan medis. Sehingga dari hasil survey kepuasan pasien, pasien yang mendapatkan perawatan merasa puas.

Rumah Sakit ini bukan bertujuan untuk mencari profit, meskipun yang ditawarkan adalah jasa. Petugas Rumah Sakit harus memiliki kemampuan untuk menguasai pasien. (Ria).