Ganden Perusahaan Jerman Harga Karet Rp 14.000,-/Kg

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu terus mendorong produktifitas serta peningkatan harga komoditi daerah, salah satunya komoditi karet. Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu menyatakan bahwa khusus komoditi karet pihaknya telah bekerjasama dengan perusahaan Jerman. “Saat ini harga karet sudah naik di beberapa daerah yang bekerjasama dengan perusahaan asal Jerman itu,” kata Abdurrasyid, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu, Senin (7/10).

Menurut Rasyid, harga karet masyarakat ada yang telah dihargai Rp 14.000/kg. Harga tersebut tidak konstan, fluktuatif tergantung kualitas komoditi karetnya. “Karet itu ada yang dibeli dengan harga Rp 12.000, Rp 13.000,- dan Rp 14.000 per kilogramnya. Namun kualitas karetnya benar-benar bagus tidak dicampur bahan-bahan kima dan tanah, karetnya dikeringkan bisa seminggu hingga tiga minggu,” tuturnya.

Diakui Rasyid, saat ini belum semua petani bekerjasama dengan pihak perusahaan Jerman tersebut. “Perusahaan Jerman itu dibawa GIZ Forclime. Belum semua petani mau bekerjasama dengan perusahaan tersebut,” ucapnya.

Rasyid menghimbau agar petani karet tetap memproduksi karet dan menjaga kualitas dalam proses pengeringan. Hal tersebut penting agar masyarakat bisa menjualnya dengan harga yang cukup tinggi. “Saya berharap kedepan semua petani karet bisa memproduksi karet dengan baik, sehingga bisa bekerjasama dengan perusahaan asal Jeman itu,” ujar Rasyid. (yohanes)