Pemkab Kapuas Hulu Gelar Rapat Persiapan Penyelenggaraan PEDA KTNA XII

PUTUSSIBAU – Ditunjuk menjadi tuan rumah Pertemuan Daerah (PEDA) Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu gelar rapat persiapan di aula pertemuan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (24/9).

Rapat tersebut dihadiri oleh Pjw. Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Mukhtarudin, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan bersama kepala bidang dan staf, serta beberapa OPD terkait penyelenggaraan kegiatan, termasuk perwakilan dari KTNA Kabupaten Kapuas Hulu.

“Rapat ini adalah rapat awal persiapan sekaligus sosialisasi kepada OPD-OPD terkait, tentang penunjukan Kapuas Hulu sebagai tuan rumah pelaksanaan PEDA KTNA XII tahun 2022 mendatang. Penunjukan ini adalah hasil dari PEDA XI di Sambas bulan Agustus lalu,” Ujar Abdurrasyid, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu.

Ditanya mengenai lokasi kegiatan, Abdurrasyid menjelaskan bahwa pihaknya belum berani mengambil keputusan apapun dan menyerahkan sepenuhnya penetapan lokasi kepada Bupati.

“Untuk lokasi kegiatan belum bisa kami sampaikan. Kami masih menunggu arahan Bupati mengingat amanah yang kita terima masih sebagai tuan rumah. Belum sampai pada penetapan lokasi. Mudah-mudahan pada rapat berikutnya, sudah ada titik terang sehingga seluruh kepala dinas terkait dapat segera menganggarkan dana yang dibutuhkan di DPA OPD masing-masing,” tambah Rasyid.

Saat ini sudah ada desa dan kecamatan yang menyanggupi untuk menjadi tuan rumah, yaitu Kecamatan Hulu Gurung. Hal itu telah mereka nyatakan secara tertulis, maupun secara aklamasi dihadapan para peserta rapat yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu.

PEDA KTNA sendiri merupakan agenda rutin tiga tahunan yang diselenggarakan secara bergilir oleh seluruh kabupaten yang ada di suatu provinsi, termasuk Kalimantan Barat. Kegiatan ini merupakan ajang pertemuan seluruh perwakilan petani dan nelayan dalam membahas perkembangan dan meningkatkan kapasitas selaku pelaku utama dan juga termasuk pelaku usaha di bidang pertanian dan perikanan.(Az)