Dinkes Kapuas Hulu Bekerjasama Dengan Lintas Instansi dan Ormas Bagikan Masker Di Jalan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu membagikan ribuan masker kepada masyarkat di jalanan.

Pembagian masker tersebut melibatkan sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang ada di Putussibau diantaranya Tagana, Sapma Pemuda Pancasila, FKPPI, Palang Merah Indonesia, Saka Bakti Husada, Organisasi Kesiswaan, Club Motor King Ritel Putussibau, serta Ormas lainnya yang tergerak sebagai relawan untuk membantu pemerintah dalam mencegah dampak kabut asap yang masih melanda wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

Para relawan dari Ormas ini turun langsung ke jalan dibeberapa titik membagikan masker kepada setiap warga yang melintas di jalan, terutama wilayah Putussibau Utara dan Putussibau Selatan. Adapun titik penyebaran masker tersebut diantaranya Bundaran Tugu Bambu Kuning, persimpangan Masjid Agung Putussibau, Simpang 4 Masjid Darussalam Kedamin, Simpang Penjara – Lintas Barat.

Sebelum relawan meluncur ke lokasi yang sudah ditentukan, terlebih dahulu berkumpul di Halaman Dinas Kesehatan Kapuas Hulu guna mendengarkan arahan dari pihak Dinkes Kapuas Hulu yakni Suhardiyanto, S.KM, M.Si Kasi P2M Dinkes Kapuas Hulu.

“Nanti ketika pembagian masker tolong masyarakat diberitahu cara pemakaian masker yang baik, terutama masker dari Dinas Kesehatan (berwarna putih bulat) ini. Kemudian kondisi lalu lintas di jalanan juga perlu diperhatikan, supaya tetap berjalan aman dan lancar,” pesan Suhardiyanto.

Sementara itu salah seorang warga Putussibau Selatan Olan menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Kapuas Hulu melalui dinas teknis beserta para Ormas selaku relawan yang peduli dengan kondisi kesehatan masyarakat ditengah kabut yang cukup pekat saat ini.

“Dengan masker ini kita bisa lebih aman ketika berjalan disaat kabut seperti sekarang, kita khawatir nanti bisa kena ISPA kalau tidak dicegah dengan menggunakan masker. Intinya sebagai masyarakat kita harus peduli dengan kesehatan, lebih baik mencegah,” ucapnya. Ia mengaku beberapa hari terakhir ini kondisi udara panas ditambah kabut yang semakin pekat memang mulai berdampak pada kesehatan, seperti mata agak perih dan nafas juga tidak seperti lega biasanya