Arah Pengembangan BUMDes Nanga Suhaid Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Laporan KIM Entugan Hulu
A.Hartawansyah Praniansyah

Informasi Suhaid. Suhaid Sejahtera adalah nama BUMDes Nanga Suhaid yang dibentuk sejak 2018 meskipun sempat terjadi pergantian anggotanya. Dengan penyertaan modal awal anggaran tahun 2018 sebesar Rp 70 jt, BUMDes ini dengan penuh keyakinan mengelola anggaran tersebut pada budidaya indukan arwana dan voucher pulsa.

Setidaknya ada tiga faktor yang mempengaruhi keberhasilan sebuah desa membentuk dan mengelola BUMDes. Pertama sumber daya alam yang dimiliki desa, kedua penyertaan modal dan ketiga sumber daya manusia. Pengelolaan sumber alam yang baik akan menghasilkan manfaat sosial baik profit maupun benefit. Seperti yang dilakukan Desa Ponggok di Klaten yang beberapa waktu lalu menjadi tempat yang sempat dikunjungi perangkat Desa Nanga Suhaid.

Ekhsan selaku Kepala Desa Nanga Suhaid mengatakan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam mensukseskan BUMDes suhaid sejahtera.

”Saran dan pendapat masyarakat terkait usaha apa yang bisa dikelola oleh BUMDes ini sangat kami harapkan, dan ini merupakan peran penting masyarakat dalam memajukan BUMDes Nanga Suhaid”, ungkapnya saat ditemui dikantor desa nanga suhaid,(9/9/2019).

Ekhsan juga menambahkan, “kami masih menunggu laporan dari BUMDes terkait penyertaan modal tahap pertama yang diperkirakan dalam minggu ini selesai, dan saya selaku komisaris BUMDes berharap bahwa nantinya Gas Elpigi adalah usaha yang akan dikelola kedepannya, namun semua itu merupakan kewenangan BUMDes dalam menentukan apa yang akan dikelola, tutupnya.

”saran saya, untuk penyertaan modal kedua bisa dilakukan setelah laporan BUMDes dalam penyertaan modal pertama sudah rampung”, ungkap Saiful Kabib selaku pengawas BUMDes saat rapat perencanaan penyertaan modal tahap ke dua pada hari Sabtu, 7 September 2019.

Faktor yang paling utama keberhasilan BUMDes sesungguhnya bukan sumber daya alam atau penyertaan modal, melainkan Sumber Daya Manusia (SDM). Bagaimanapun semua potensi yang ada bakal terbukti bisa menjadi komoditas yang produktif atau tidak, semuanya tergantung pada bagaimana SDM mengelolanya.

Maka jika BUMDes nanga suhaid benar-benar telah menjalankan tugasnya sebagai unit usaha milik desa yang menggunakan aset dan potensinya untuk menciptakan kesejahteraan desa, sudah jelas BUMDes akan menjadi raksasa ekonomi yang kuat dan mandiri bagi Desa Nanga Suhaid yang tentunya disertakan dengan pengelolaan yang akuntabilitas, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya berharap, pengelolaan BUMDes ini akan lebih baik kedepannya”, kata Aslimsyah selaku Ketua BPD nanga suhaid dan merupakan pengawas BUMDes suhaid sejahtera.