Budidaya Pinang Betara Di Kecamatan Suhaid

Laporan KIM Entugan Hulu
A. Hartawansyah Praniansyah

Informasi Suhaid. Budidaya Pinang Betara sudah mulai dilakukan di Kecamatan Suhaid, salah satu pelaku budidaya adalah putra daerah suhaid yaitu Indra Gunawan yang merupakan pengusaha muda yang sukses.

Ditemui di lokasi pembibitan, Ade Rahmat Wahyudi yang merupakan pengelola pembibitan tersebut menuturkan skala pembibitan yang sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.

”Bibit ini dari Jambi dengan kwalitas unggul, saat ini ada 25.000 bibit yang sudah disemai yang berada pada 2 lokasi, untuk usia siap panen mencapai 3 -4 tahun, nantinya diperkirakan 1.300 pohon yang ditanam dalam 1 hektar, dengan jarak tanam setiap pohon 2.7 x 2.7 meter “, tuturnya (6/9/2019).

Pinang Betara merupakan salah satu jenis pinang yang termasuk dalam varietas unggul yang telah mendapatkan rekomendasi dari pemerintah. Buah pinang atau bahasa latinnya Areca Cathecu merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia, sehingga permintaan akan buah pinang ini lumayan tinggi.

Manfaat biji pinang berguna untuk bahan makanan, bahan baku industri seperti pewarna kain, dan obat. Biji pinang sebagai penyusun ramuan obat sudah masuk ke dalam daftar prioritas WHO (World Health Organization/organisasi kesehatan dunia) hingga kini banyak negara yang menggunakan biji pinang sebagai obat cacing, eksim, sakit gigi, flu, luka, kudis, difteri, nyeri haid, mimisan, sariawan, mencret, koreng, dan borok.