TKN Empanang Butuh Sentuhan Tangan Pemerintah Dan DPRD

Laporan KIM Entugan Hulu
A.Hartawansyah Praniansyah

Informasi Pendidikan Kapuas Hulu. Kondisi TK Negeri Empanang Kecamatan Empanang Kabupaten Kapuas Hulu bisa dikatakan memprihatinkan, sehingga pemerintah, DPRD dan masyarakat tidak bisa menutup mata dengan kondisi tersebut. Sekolah dengan jumlah anak didik sekitar 40 orang ini sudah sekitar 4 tahun berstatus negeri menempati gedung yang tidak memenuhi standar sarana dan prasarana pendidikan. Pasalnya, kelas yang menempati salah satu ruang Kantor Camat Empanang tersebut kondisi atap bocor dan dek nya sudah rusak parah sehingga bisa membahayakan anak didik dan guru.

Sarana pendidikan adalah fasilitas-fasilitas yang digunakan secara langsung dalam proses belajar mengajar agar tujuan pembelajaran tercapai. Sedangkan prasarana pendidikan merupakan segala sesuatu yang secara tidak langsung menunjang proses pendidikan, tentunya semua itu memiliki standar. Sarana dan prasarana pendidikan menjadi penting karena mutu pendidikan dapat ditingkatkan melalui pengadaan sarana dan prasarana.

Hj. Sri Siti Haslindar, S.Pd, M.Si selaku Kasi Paud Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu mengungkapkan melalui pesan whatsapp bahwa terkait kondisi TK Negeri Empanang sudah tersampaikan sejak 2015.

“TK Negeri Empanang adalah salah satu satuan pendidikan milik pemerintah yang sangat memprihatinkan, sarana prasarananya tidak memenuhi standar, gedung yang masih menumpang di kantor camat empanang dengan kondisi kelas bocor dan dek bolong dan itu sangat berbahaya. Kondisi tersebut sudah saya sampaikan sejak thn 2015 tapi tidak ditindaklanjuti dengan alasan dana Dinas Pendidikan yang selalu di pangkas”, ungkapnya. (23/08/2019).

Sri berharap Pemerintah dan DPRD Kabupaten Kapuas Hulu bisa menjembatani kebutuhan sarana dan prasarana TK Negeri Empanang.

”Saya berharap, Bupati dan DPRD Kabupaten Kapuas Hulu dapat mengalokasikan dana untuk pembangunan gedung TKN Empanang, sehingga proses pendidikan bisa berjalan dengan baik dan tentunya kita tidak merasa khawatir karena anak didik dan guru yang disitu tidak berisiko bahaya jika kondisi sekolah sudah memenuhi standar, serta tahun 2020 bisa diakreditasi.” tutupnya.