Dokter Anak Sosialisasi Hari Pekan ASI Sedunia di RSUD

Sejak ditetapkannya Pekan Air Susu Ibu (ASI) Internasional atau World Breastfeeding Week (WBW) setiap tanggal 1 hingga 7 Agustus, oleh forum World Alliance for Breastfeeding Action (WABA) yang digelar di markas United Nations Children’s Fund atau UNICEF, di New York, Amerika pada 1991, berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas, maupun organisasi yang bergerak di bidang ASI, para mahasiwa kebidanan, dan dokter anak seluruh Indonesia, gelar sosialisasi hari Pekan ASI sedunia.
Memanfaatkan momen ini, Sabtu (3/8), Dokter Spesialis Anak Kapuas Hulu memberikan penyuluhan tentang pentingnya ASI ekslusif kepada masyarakat. Bertempat di RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau, yang disampaikan oleh dr. Mas Agung Ginanjar, M.Sc., Sp.A dari Klinik Anak RSUD dr.Achmad Diponegoro.

Dokter Spesialis Anak juga menyampaikan hal-hal yang terkait dengan pemberian ASI, pelekatan mulut bayi, dan posisi bayi pada saat menyusui.
Tak hanya menekankan pentingnya ASI, pada saat kondisi khusus, susu formula pun bisa diberikan. Tapi dengan pengawasan tertentu.
“ASI ekslusif bukan hanya pemberian dari ibunya saja, tapi bisa didapatkan dari ASI donor apabila ibu kandung tidak memiliki ASI, dan harus melewati proses screening, yang tujuannya menghindari adanya penyakit menular. Misalnya hepatitis B ataupun HIV,” ujar dr. Agung.
Manfaat dari ASI ekslusif sangat baik bagi bayi, terutama tumbuh kembang si buah hati dan baik psikologinya.