SMANSA Putussibau Gelar Sosialisasi Pemetaan Potensi Lokal dan Ide Bisnis dalam FGD

by. KIM Juragan

Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreatifitas dan keinovasian dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha. SMA Negeri 1 Putussibau, mulai menerapkan Program Kewirausahaan.

Salah satu kegiatan yang mendukung Program Kewirausahaan adalah pemetaan potensi lokal dan ide bisnis dalam Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini dilaksanakan pada 3 agustus 2019 dan 80 peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah, siswa SMA Negeri 1 Putussibau dan siswa-siswi sekolah imbas.

Adapun sekolah imbas yang hadir yaitu: SMA Negeri 2 Putussibau, SMA 3 Putussibau,  SMA Karya Budi, dan SMA Kristen Setia.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan analisis potensi internal dan eksternal, yang akhirnya mengerucut pada satu potensi yang akan dikembangkan.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari M. Djusanudin selaku kepala SMA Negeri 1 Putussibau. Dilanjutkan dengan penyampaian materi.  Ada dua materi yang disampaikan narasumber berbeda pada kegiatan ini.  Materi pertama yaitu Ide Bisnis yang disampaikan oleh Baco Maiwa, dan materi kedua yaitu analisis potensi internal dan eksternal disampaikan oleh Ibu Yenny Merdekawati.

Dalam kesempatan tersebut Baco Maiwa menyampaikan materi tentang merajut happines life (kebahagiaan hidup) melalu formula 3 P yaitu:
Profit/Pay, Passion dan purpose.

P yang pertama adalah profit/pay. Profit bagi kita yang punya usaha sendiri dan pay bagi kita yang bekerja. Pepatah lama mengatakan, “uang bukanlah segalanya”. Hal itu benar karena uang tidak selalu membuat kita bahagia. Namun sebaliknya juga benar. Tanpa income yang cukup, kita mungkin tidak bisa hidup tenang dan tidur nyenyak. Karena kita semua tahu, harga rumah yang semakin mahal, begitu juga dengan bahan-bahan pokok.

P yang kedua adalah passion. Kita harus menemukan passion dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Dengan kita mencintai pekerjaan kita, otomatis kita juga akan mendapatkan hasil yang luar biasa. Pay dan passion itu selalu berjalan beriringan. Jika kita memiliki passion pada pekerjaan kita, maka kita akan selalu bersemangat untuk melakukan pekerjaan kita. Sebaliknya, jika tidak memiliki passion pada pekerjaan kita. Maka kita pasti melakukan pekerjaan dengan terpaksa, karir/usaha kita juga akan berhenti disitu saja.

P yang terakhir adalah purpose. Jika sudah meraih profit/pay yang memadai, memiliki passion di kehidupan kita, maka akan menemukan tujuan hidup kita. Maksudnya disini adalah kita menjadikan pekerjaan kita sebagai bentuk ibadah kita kepada Tuhan YME. Profit/pay yang bagus dan passion yang ada akan membawa kebahagiaan di kehidupan kita.

Kegiatan FGD ini tentang menggali potensi yang ada di Kapuas Hulu dikembangkan menjadi bagian kewirausahaan. Dalam  Menggali ide para peserta dengan berdiskusi di kelompok  masing-masing yaitu Kelompok Usaha Sekolah (KUS) . Penggalian ide ditemukan bahwa potensi yang akan dikembangkan yaitu pewarna alami dari pohon rengat padi. Pengembangan ide ada tiga bagian yaitu sablon, indigofera dan zat pewarna.

Dalam kesempatan tersebut juga para siswa yang mengikuti kegiatan dibimbing dalam masing-masing KUS untuk membuat proposal kegiatan sesuai sub tema yg telah ditentukan. (Usmardan).