Usaha Kerupuk Kering Dari Ikan Biawan

Laporan KIM Entugan Hulu
A.Hartawansyah Praniansyah

Informasi Suhaid. Musim kemarau memang hampir berlalu, namun saat ini masyarakat suhaid sedang asyiknya menikmati musim ikan biawan. Ikan jenis air tawar ini tidak hanya dijadikan lauk, tapi dagingnya bisa diolah menjadi kerupuk kering bahkan telurnya sangat diminati masyarakat Kapuas Hulu.

Salah satu masyarakat Suhaid, dari Desa Tanjung Harapan yang disapa bu Unyah memanfaatkan daging ikan biawan untuk diolah menjadi kerupuk kering. Menurut Unyah, kerupuk kering dari ikan biawan sangat diminati masyarakat karena rasanya yang enak.

” Kerupuk kering ini alhamdulillah laris manis, bahkan peminat tidak hanya dari masyarakat setempat tapi dari kota pontianak juga ada”, ungkapnya saat ditemui dilokasi proses pengeringan kerupuk. (31/07/2019).

Unyah juga menambahkan,” untuk harga ada yang 30.000 perkilo dan ada yang 40.000.” tutupnya.

Pada dasarnya proses pengolahan ikan biawan menjadi kerupuk kering sama dengan ikan air tawar lainnya. Bahkan proses pengeringan pun sama dengan bantuan sinar matahari.

Saat ini ikan biawan memang menjadi konsumsi semua kalangan masyarakat di Suhaid, bahkan setiap hari nelayan bisa mendapatkan ikan biawan puluhan kilo, dan masyarakat sangat memanfaatkan musim ini dengan baik sebagai usaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga.